PSMS Medan Sriwijaya FC PSM Makasar Persiwa Wamena Pelita Jaya Persipura Persita Persijap PKT Bontang Persela Persib Persik PSIS Deltras Persiba Persija Persitara Arema PSSB Persiraja Persisam Gresik United Persih PSAP PSIR PSPS Persikab Persigo PSP Persikad Persiba Bantul PSS Persekabpas Persibom Persikota Semen Padang Mitra Kukar Persibo Persikabo PSIM Persis Perseman Persiku Persema Persebaya
Persebaya

Senin, Februari 04, 2008

(0) Comments

Suhatman Imam

INDOFOOTBALL

Semen Padang dan PSP Padang adalah dua klub yang sangat identik dengan Suhatman. Jika berbicara tentang karir kepelatihan Suhatman, tak ubahnya membahas kiprah Semen Padang dan PSP Padang di pentas kompetisi domestik. Kondisi ini nampaknya tak lepas dari darah Padang yang mengalir di tubuh Suhatman. Pelatih yang satu ini memang lahir di Padang, 51 tahun silam.

Sejak 1980, Suhatman sudah duduk di kursi panas pelatih PSP Padang. Pada 1984, pelatih yang dikenal ulet ini dipercaya sebagai pelatih tim PON Sumatera Barat. Usai mengarsiteki tim tanah kelahirannya di ajang multievent tertinggi di Indonesia, Suhatman mulai masuk ke Semen Padang pada tahun 1985.

Lima tahun ia menukangi Semen Padang di kompetisi Galatama. Kala itu, Semen Padang harus bersaing ketat dengan sejumlah klub swasta seperti PKT Bontang, Barito Putra, Pelita Jaya, Krama Yudah Tiga Berlian, Niac Mitra, dan Arseto Solo. Sayang, selama lima musim dipegang Suhatman, Semen Padang gagal menggagapi prestasi puncak di kompetisi Galatama.

Meski tak meraih satu pun gelar juara bersama Semen Padang, kepiawaian Suhatman meracik sebuah tim tetap menarik minat PSSI. Pada 1994, Suhatman dipercaya menangani timnas PSSI Primavera. Sebuah kepercayaan yang luar biasa bagi seorang pelatih lokal.

Pada musim 2000, Suhatman kembali ke pangkuan klub lamanya, PSP Padang. Selanjutnya, pada 2002, pelatih yang kerap memakai kopiah haji di lapangan ini hijrah lagi ke Semen Padang. Lagi-lagi pada 2006, Suhatman balik langkah ke PSP Padang. Bolak-baliknya Suhatman dari PSP Padang ke Semen Padang dan sebaliknya, membuat dirinya sangat identik dengan dua tim itu.

Baru pada musim 2007, Suhatman mengambil langkah lain. Ia menerima pinangan Persebaya Surabaya. Namun, dalam debutnya di tanah Jawa ini, Suhatman meraih hasil yang kurang memuaskan. Persebaya Surabaya gagal menampilkan performa menawan. Bahkan, tim Bajul Ijo tak bisa meraih satu tiket ke Liga Super 2008.

DATA DIRI
Tempat/tanggal lahir: Padang, 26 Februari 1956

KARIR PELATIH
1980: PSP Padang
1984: Tim PON Sumbar
1985-1990: Semen Padang
1994: PSSI Primavera
2000: PSP Padang
2002-2004: Semen Padang
0 Responses to "Suhatman Imam"

Posting Komentar

Profil Bintang

Bokay Eddi Foday "Si Kurus Beri Bukti"

Postur kurus kerempeng dan tinggi menjulang yang dimiliki Bokay Eddie Foday kurang ideal untuk ukuran pesepak bola profesional. Kala pertama kali menukangi Persiwa di awal musim, Suharno sempat meragukan kemampuan striker kelahiran Monrovia, Liberia, 28 Mei 1986 yang telah tiga musim membela panji The Highlander itu.

Pandangannya baru berubah saat menyaksikan Bokay beraksi di lapangan. "Dia memang striker bagus," puji Suharno. Selengkapnya


Aun Carbiny "Bek Subur"

Berada di posisi belakang bukan berarti punya peluang sedikit untuk mencetak gol. Itu telah dibuktikan oleh seorang Aun Carbiny. Stopper PSMS ini kembali jadi pahlawan kemenangan PSMS.

Pemain 24 tahun tersebut menjadi pencetak gol tunggal Ayam Kinantan saat mengalahkan VB Sport dalam lanjutan penyisihan AFC Cup Gru G.

Selain memuluskan langkah PSMS ke 16 besar, dengan gol itu pula, Selengkapnya

Berita Terbaru

blog-indonesia.com Football Blogs - BlogCatalog Blog Directory TopOfBlogs Add to Technorati Favorites KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia 100 Blog Indonesia Terbaik Blog Terbaik
IndoTopBlog, Kumpulan Blog dan Situs Indonesia