Tampilkan postingan dengan label AFC Cup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AFC Cup. Tampilkan semua postingan
Selasa, Mei 05, 2009
Minus Dua Pilar
INDOFOOTBALL
Dua pilar Ayam Kinantan Elie Aiboy dan Markus Horison dipastikan bakal absen melawan South China dalam lanjutan penyisihan grup F AFC Cup, Selasa (5/5) malam ini di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang.Elie Aiboy hingga saat ini masih berkutat dengan cedera engkelnya, yang didapat saat PSMS melawat ke Maladewa melawan VB Sport FC April lalu. Pelatih PSMS, Rudi Keltjes mengaku Elie tak bisa diturunkan karena cederanya masih cukup parah. “Dalam beberapa sesi latihan Elie tak ikut serta. Engkelnya masih bengkak,” kata Rudi.
Tapi pemain yang diplot sebagai pengganti Elie sudah dipersiapkan. Andika Yudistira atau Rahmat Affandi bisa saja jadi starter.
Di bawah mistar, Galih Sudaryono juga sudah dipersiapkan. Markus Horison yang juga mengalami cedera saat bentrok kontra VB Sport FC, hingga saat ini masih harus menepi. Cedera jari tangan yang dideritanya sebenarnya sudah mengalami penyembuhan. Tapi, kata Rudi, Markus masih sedikit trauma.
“Markus sudah mulai sembuh. Tapi dia masih trauma. Sementara Galih sedang meningkat kepercayaan. Kita lihat saja sampai besok (hari ini, Red). Yang pasti Markus belum bisa turun,” kata Rudi, kemarin (4/5).
Meski demikian, segala sesuatunya bisa saja berubah. Pasalnya Rudi Keltjes termasuk pelatih yang gemar berubah pikiran di saat-saat menjelang laga. Atau semua pernyataannya merupakan sebagian dari trik untuk mengecoh lawan.
Hal seperti ini pernah terjadi. Pada laga kontra Deltras Sidoarjo beberapa waktu lalu, Rudi Keltjes bilang bahwa Markus akan disimpan dan Galih disiapkan sebagai penggantinya. Tapi, nyatanya pada laga sesungguhnya Markuslah yang berkuasa di bawah mistar.
Menghadapi Persiba Balik Papan beberapa waktu lalu, Rudi Keltjes juga punya strategi yang kadang membingungkan. Sehari sebelum laga, Andika rencananya dipasangkan sebagai starter. Tapi nyatanya Costas yang duluan masuk lapangan sejak kick off.
Kemenangan kontra South China merupakan target pribadi yang ditanamkan pada diri Rudi. Oleh karena itu dia akan melakukan apa saja agar timnya mampu menunjukkan kelasnya kepada seluruh pelaku bola di Asia. “Kita tanding membawa nama bangsa, maka itu saya tekankan kepada seluruh skuad tak ada alasan untuk kalah,” pungkas Rudi. (SP)
Selasa, Mei 05, 2009
Berebut posisi puncak
INDOFOOTBALL
Sama-sama sudah lolos bukan berarti akan memperlambat tempo permainan. Laga PSMS Medan versus South Hongkong dipastikan berlangsung dengan tempo cepat, apalagi kedua tim saling menargetkan kemenangan.Ini berdasarkan tim tamu yang tidak mau tergelincir ke posisi kedua dan PSMS yang berniat membalas kekalahan 0-3 di Hongkong. Walaupun berstatus tim tamu pada Selasa malam nanti, South Hongkong tetap menargetkan tiga poin. Tim yang ditangani pelatih Kim Pan Gon ingin menjadikan ajang ini spirit menuju Liga Champions Asia musim depan.
"Kami punya materi pemain yang bagus, jadi tidak mau kalah. Di AFC Cup, ini akan menjadi salah satu bentuk persiapan menuju Liga Champions tahun depan," kata Kim Pan Gon, pelatih South Hongkong saat temu pers di Novotel Hotel, Palembang.
Selain itu, tim yang saat ini memang menjadi jawara grup F ini tengah mengantungi modal di kemenangan pertama saat PSMS tandang ke Hongkong. "Kemenangan 3-0 saat laga pertama dari mereka menjadi faktor kuat untuk mengulangi kemenangan," sambung Kim tersenyum.
Pelatih PSMS Rudy Keltjes pun tidak mau membiarkan lawan mempermainkan skuadnya. "Anak-anak sudah siap main. Kita tidak mau dipermainkan. Selain membawa nama PSMS, kita juga membawa nama Negara," tegas Rudy.
Pptimisme tengah dilekatkannya kepada Esteban Javier Guillen cs. Apalagi saat ini pasukannya tengah membaik dengan recovery yang lumayan. "Mudah-mudahan secara taktik dan strategi besok akan berjalan," sambungnya.
"Semua pelatih sudah pasti harus menamankan ambisi di tim, tapi kalau mau menang semua harus kerja keras, tekun dan bermain disiplin. Mudah-mudahan kemenangan kita raih nanti," bilang Om Rudi, panggilan akrab Keltjes di tim.
Permainan fanatik
Di Medan, Komisaris PT PSMS Drs Benny Tomasoa dan Sekretaris Umum PSMS Drs H Randiman Tarigan MAP, meminta para pemain PSMS memperlihatkan permainan fanatiknya.
"Saya melihat tidak ada masalah, suasana latihan tim bagus. Dengan suasana seperti ini, kami berharap anak-anak asuhan pelatih Rudy William Keltjes tidak bermain lesu mengingat peluang The Killer ke babak 16 Besar sudah tercapai," kata keduanya secara terpisah, Senin (4/5).
"Kendati posisi sudah aman, tidak lantas mengurangi semangat Ayam Kinantan memburu kemenangan sebab mereka tetap membawa nama baik bangsa," beber Benny.
"Harga diri negara dipikul Fadli Hariri cs, jadi apapun ceritanya mereka harus bertarung sampai titik darah penghabisan. Kalau sudah berjuang keras dan kalah, tidak ada persoalan," tutur Randiman, Kadis Pendapatan Medan. (WO)
Selasa, April 07, 2009
Pembuktian Ayam Kinantan
INDOFOOTBALL
Pertarungan PSMS Medan kontra VB Sports pada Piala AFC di Stadion Gelora Sriwijaya,Jakabaring,malam ini bakal berlangsung seru.
Kedua tim sama-sama buta kekuatan lawan. Khusus Ayam Kinantan –julukan PSMS–, meski belum mengetahui bagaimana karakter permainan tim asal Maladewa itu, Affan Lubis dkk tetap saja berambisi mematok poin tiga.Apalagi, tekad anak-anak Medan untuk mendongkrak donasi poinnya sudah terlihat dalam beberapa hari ini.
Keinginan PSMS meraih kemenangan didukung dengan mulai kondusifnya suasana kamar ganti pemain saat latihan. Semua pemain tampak sangat menikmati dan menjalani apa yang diinstruksikan pelatih di lapangan. Ketegangan dalam tubuh internal tim antara pemain dan pelatih (Listiadi) mulai mencair.
Pelatih anyar Rudy Keltjes mengambil alih sepenuhnya kendali di lapangan. Dia langsung mengemban misi mengembalikan psikologis pemain yang sempat mengalami rasa kurang percaya diri. ”Itu (psikologis) yang pertama yang harussaya lakukan. Beruntungmereka bisa melewatinya dan dapat berlatih dengan gembira,”ujar Rudy.
Jelang menghadapi VB, tidak banyak yang diinstruksikan Rudy kepada anak asuhannya.Tapi, dia hanya mengatakan bahwa apa yang perlu dilakukan pemain di lapangan adalah mencari kemenangan. ”Saya tahu apa yang harus saya kerjakan, begitu juga apa yang harus dilakukan pemain.
Tapi,intinya, mereka sudah sangat paham apa yang akan kami perbuat nanti, ”sambungnya. Tentang kekuatan lawan yang akan mereka hadapi malam ini, Rudy mengaku sama sekali tidak tahu cara bermain VB. ”Secara tim, saya sama sekali belum tahu. Tapi, ada tiga pemain yang perlu kami waspadai.
Satu beroperasi di gelandang dan dua di depan,”tuturnya. Hal senada diucapkan Pelatih VB Laszlo Kiss. Dia mengaku buta kekuatan PSMS. Dia hanya melihat aksi anakanak Medan itu melalui rekaman pertandingan. ”Sangat sedikit sekali yang kami ketahui tentang PSMS, tidak ada yang lebih.
Tapi, tetap saja pada pertandingan nanti kami akan mengeluarkan semua permainan terbaik kami,”kata pelatih asal Hungaria itu. Menurutnya, persiapan tim VB cukup baik. Tapi, untuk masalah nonteknis,mereka dalam masalah besar.Pasalnya, krisis global yang tengah melanda dunia sangat memengaruhi kehidupan di Maladewa, termasuk klub-klub sepak bolanya.
”Dua kali kami datang ke Asia Tenggara (Malaysia dan Indonesia) bukan tanpa masalah. Keuangan kami lagi mengalami gangguan. Apalagi, saat ke Indonesia, kami juga salah mendarat. Tapi, sekali lagi, semua itu akan kami jadikan motivasi pemain untuk menang”sambungnya.
Dari 18 pemain yang dibawa Kiss ke Palembang,hanya ada satu pemain asingnya yang tidak bisa diturunkan,yakni bek asal Nigeria Gbenga Samuel lantaran paspornya tidak bisa digunakan di Indonesia. (SND)
Kedua tim sama-sama buta kekuatan lawan. Khusus Ayam Kinantan –julukan PSMS–, meski belum mengetahui bagaimana karakter permainan tim asal Maladewa itu, Affan Lubis dkk tetap saja berambisi mematok poin tiga.Apalagi, tekad anak-anak Medan untuk mendongkrak donasi poinnya sudah terlihat dalam beberapa hari ini.
Keinginan PSMS meraih kemenangan didukung dengan mulai kondusifnya suasana kamar ganti pemain saat latihan. Semua pemain tampak sangat menikmati dan menjalani apa yang diinstruksikan pelatih di lapangan. Ketegangan dalam tubuh internal tim antara pemain dan pelatih (Listiadi) mulai mencair.
Pelatih anyar Rudy Keltjes mengambil alih sepenuhnya kendali di lapangan. Dia langsung mengemban misi mengembalikan psikologis pemain yang sempat mengalami rasa kurang percaya diri. ”Itu (psikologis) yang pertama yang harussaya lakukan. Beruntungmereka bisa melewatinya dan dapat berlatih dengan gembira,”ujar Rudy.
Jelang menghadapi VB, tidak banyak yang diinstruksikan Rudy kepada anak asuhannya.Tapi, dia hanya mengatakan bahwa apa yang perlu dilakukan pemain di lapangan adalah mencari kemenangan. ”Saya tahu apa yang harus saya kerjakan, begitu juga apa yang harus dilakukan pemain.
Tapi,intinya, mereka sudah sangat paham apa yang akan kami perbuat nanti, ”sambungnya. Tentang kekuatan lawan yang akan mereka hadapi malam ini, Rudy mengaku sama sekali tidak tahu cara bermain VB. ”Secara tim, saya sama sekali belum tahu. Tapi, ada tiga pemain yang perlu kami waspadai.
Satu beroperasi di gelandang dan dua di depan,”tuturnya. Hal senada diucapkan Pelatih VB Laszlo Kiss. Dia mengaku buta kekuatan PSMS. Dia hanya melihat aksi anakanak Medan itu melalui rekaman pertandingan. ”Sangat sedikit sekali yang kami ketahui tentang PSMS, tidak ada yang lebih.
Tapi, tetap saja pada pertandingan nanti kami akan mengeluarkan semua permainan terbaik kami,”kata pelatih asal Hungaria itu. Menurutnya, persiapan tim VB cukup baik. Tapi, untuk masalah nonteknis,mereka dalam masalah besar.Pasalnya, krisis global yang tengah melanda dunia sangat memengaruhi kehidupan di Maladewa, termasuk klub-klub sepak bolanya.
”Dua kali kami datang ke Asia Tenggara (Malaysia dan Indonesia) bukan tanpa masalah. Keuangan kami lagi mengalami gangguan. Apalagi, saat ke Indonesia, kami juga salah mendarat. Tapi, sekali lagi, semua itu akan kami jadikan motivasi pemain untuk menang”sambungnya.
Dari 18 pemain yang dibawa Kiss ke Palembang,hanya ada satu pemain asingnya yang tidak bisa diturunkan,yakni bek asal Nigeria Gbenga Samuel lantaran paspornya tidak bisa digunakan di Indonesia. (SND)
Selasa, April 07, 2009
PSMS Butuh Ekstrawaspada
INDOFOOTBALL
Sehebat apakah kekuatan VB Sports Club? Jika hasil yang menjadi ukuran,tentu masih harus menunggu bentrok PSMS Medan melawan klub asal Maladewa tersebut.Namun, jika berdasarkan perbandingan kompetisi, agresivitas tim, dan koleksi gelar; PSMS sebenarnya tetap memiliki peluang untuk mencatatkan tiga angka. Meski, status waspada juga tetap harus dikedepankan. Dari sisi statistik di liga domestik, VB memang tengah berada di atas angin.
Tampil di Wataniya Dhivehi League, mereka kini kukuh di puncak klasemen sementara. Pasukan Laszlo Kiss mengantongi nilai sembilan dari empat pertandingan yang sudah dilalui. Lebih menjanjikan, tim ini telah mengoleksi 15 gol dan baru kebobolan tiga gol. Salah satu kemenangan terbesar mereka catatkan saat membantai Kalhaidhoo Z dengan skor telak 7-0.
Sekarang mereka terpaut satu angka dari posisi runner-up klasemenVictory SC dengan nilai delapan. Musim ini mereka terbang ke Piala AFC dengan status sebagai juara Piala FA (versi Maladewa), setelah mengalahkan New Radiant dengan skor tipis 1-0 di partai final. Gelar kemarin untuk ketiga kali buat mereka.
Bila melihat catatan manis ini, sangat wajar jika PSMS ekstrawaspada. Namun, tak berarti Ayam Kinantantanpa peluang.Setidaknya, Ayam Kinantanbisa berharap pada kematangan para pemainnya. Sebab, yang perlu diketahui,Wataniya Dhivehi hanya diikuti tujuh klub. Karena itu, kompetisi di Maladewa bisa dibilang masih jauh di bawah Indonesia yang diikuti 18 tim peserta.
Kelemahan lain, mayoritas pemain di Maladewa tidak 100% berprofesi sebagai pengolah si kulit bundar. Tidak sedikit dari mereka yang tetap menggeluti profesi sebagai karyawan di perusahaan. Kondisi inilah yang sangat dikeluhkan Kiss menjelang berangkat ke Palembang.
’’Kami harus berlatih setengah hati dan pemain berlatih setelah pulang kerja pukul 14.00 WIB.Begitu sulit mendapatkan agar mereka bebas dari aktivitas kerja,” ujar Kiss, mengeluh. (SND)
Senin, April 06, 2009
Ayam Kinantan Makin Kondusif
INDOFOOTBALL
Kondisi psikologis pasukan PSMS Medan berangsur kondusif menjelang menghadapi klub Maladewa VB Sports di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang,besok malam.Para punggawa Ayam Kinantan ––julukan PSMS–– terlihat sangat gembira dan selalu tertawa, saat menjalani latihan sore di Stadion Patra Jaya, Plaju, Palembang, kemarin sore.Menurut Pelatih PSMS Rudy Keltjes, sangat penting memberikan asupan semangat kepada pemain saat mereka tengah dilanda krisis kepercayaan diri.
Tujuannya agar ketika mereka main di pertandingan sebenarnya, semua dapat bermain lepas dan menikmati pertandingan.’’Saya sengaja membuat mereka tertawa dan ceria saat latihan. Ini saya lakukan agar kondisi psikologis mereka kembali tenang,tanpa ada rasa saling iri dan curiga,”ujarnya.
Apa yang dikatakan Rudy terkait menghilangkan rasa saling mencurigai dan iri tersebut,karena dalam beberapa pekan terakhir, suasana di kamar ganti dan saat latihan pun terlihat tegang.Semua elemen dalam tubuh PSMS yang ada di Palembang tidak ada yang mau mengutarakan penyebab tegangnya kondisi tersebut.
Namun, ketika Harian Seputar Indonesia memantau latihan sore PSMS di Stadion Madya Bumi Sriwijaya,pekan lalu, ketegangan masih sangat terlihat. Seusai latihan pekan lalu Listiadi yang masih memimpin latihan berbicara lantang kepada pemain, khususnya legiun asing milik Medan. Puncaknya ketika dia memerintahkan Juan Sallaberi untuk melakukan sit up.
Pemain ini malah tidak melakukannya dan langsung menuju bus. Sementara itu, pemain asing lain seperti Mario Costas tampak menghampiri Listiadi dan terlibat percakapan.Tak lama Mario dan Listiadi berbicara, striker PSMS ini langsung melakukan push up di hadapan Listiadi yang sedang membuka sepatu bolanya.
Untuk itu, Rudy mengusung misi membuat suasana kamar ganti PSMS kembali kondusif.Sisa waktu beberapa hari lalu sebelum kick offkontra VB Sport,hal penting yang harus dilakukannya adalah menjaga kondisi. Maka itu,kemarin Rudy hanya memberikan latihan 30 menit kepada Zada dkk.
Materi latihan pun tidak menyangkut taktik dan strategi, melainkan hanya fun games ringan yang penuh dengan tawa dan canda pemain.Kegembiraan dalam latihan kemarin juga bersamaan dengan adanya salah satu pemain, Rahmad Affandi, yang berulang tahun.
’’Sebenarnya semua pemain bisa diturunkan dan kondisi mereka juga bagus. Namun, faktor psikologis mereka juga harus saya tenangkan lagi,” sambungnya. Soal kekuatan lawan yang akan mereka hadapi nanti, Rudy mengaku belum begitu tahu banyak bagaimana gaya permainan tim asal Maladewa tersebut.
’’Saya hanya melihat rekaman pertandingan mereka dua menit.Itu pun melalui internet. Mungkin ada satu pemain gelandang dan dua tombak mereka yang perlu kami waspadai,”tuturnya. Sementara itu, rombongan tim VB Sports yang rencananya sudah tiba di Palembang kemarin,malah nyasar ke Medan.Tidak tahu apa yangterjadi, yang jelas mereka baru akandatangke Palembangsiangini.
Menurut Sekretaris Panitia Pertandingan Syamsuramel, rombongan tim VB Sport tersebut mengira mereka akan bermain di Medan sesuai dengan markas PSMS. ’’Kami sendiri tidak tahu apa penyebabnya hingga terjadi seperti itu. Jadi, mereka baru sampai ke Palembang besok (hari ini) siang,sekitar pukul 13.00 WIB dan malamnya langsung mencoba lapangan,”pungkasnya. (SND)
Senin, April 06, 2009
Kesebelasan Maladewa Salah Mendarat di Indonesia
INDOFOOTBALL
Kesebelasan asal Maladewa, VB Sport yang akan bertanding melawan PSMS Medan di babak penyisihan grup F AFC Cup, Rabu (8/3), di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, salah mendarat di Medan.Menurut Sekretaris Pelaksana, Syamsuramel, di Palembang, Minggu malam, tim ini mendarat di Kota Medan, Sumatra Utara bukan di Kota Palembang, Sumatra Selatan, sebagai home base sementara PSMS Medan saat ini.
"Tadi pagi (Minggu, 5/4) mereka dari Kuala Lumpur langsung ke Medan bukan ke Palembang, padahal tim panitia penyambutan telah menunggu sejak pukul 09.00 WIB di Bandara SMB II Palembang," kata Syamsuramel pula.
Akibat kesalahan itu, tim tamu tersebut terpaksa menginap semalam di Kota Medan, dan akan bertolak ke Palembang, Senin (6/4) pukul 10.00 WIB.
Diperkiarakan mereka akan tiba pukul 12.00 WIB di Bandara SMB (Sultan Mahmud Badaruddin) II Palembang.
"Karena kelalaian ini, maka beberapa agenda yang disiapkan panitia mengalami pengunduran jadwal. Acara jumpa pers yang semula pukul 13.00 WIB diundur menjadi pukul 15.00 WIB, dan mereka juga terpaksa latihan perdana di Stadion Jakabaring pada malam harinya," jelas Sekum PSSI Sumsel ini lagi.
Ramel menjelaskan, kejadian ini bukan kesalahan panitia lokal karena kewajiban menginformasikan tempat pertandingan menjadi tanggung jawab AFC (Asian Football Confederation).
"Ini murni kesalahan tim AFC, seharusnya mereka langsung melakukan komunikasi yang intens dengan pihak AFC. Padahal sebagai panitia pelaksana, kami telah siap seratus persen," kata Ramel lagi.(ANT)
Minggu, April 05, 2009
Keltjes optimis
INDOFOOTBALL
Libur kompetisi Djarum Indonesia Super League (DISL) 2008/09 yang cukup panjang tidak membuat PSMS Medan melakukan rehat. Justru Ayam Kinantan terus menggelar persiapan menghadapi laga Piala AFC.Sesuai jadwal, skuad tim besutan pelatih Rudy William Keltjes akan menjamu VB Sport, Maladewa, di Stadion Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (7/4) mendatang. Menurut Keltjes, usai menghadapi Deltras di pentas DISL beberapa waktu lalu, skuad timnya langsung fokus menghadapi tim asal Maldewa tersebut.
"Kami telah melakukan beberapa kali simulasi guna menghadapi laga tersebut. Untuk itu, saya sangat optimistis bisa memenangkan pertandingan nanti," jelas Keltjes dihubungi Waspada, Jumat.
Ditambahkannya, rasa percaya bisa mengalahkan tamunya tersebut karena melihat perkembangan yang signifikan dari pemainnya. "Sayang karena kami tidak memiliki goal getter di lini depan. Tapi dari lini tengah sampai ke belakang, sudah sangat mantap. Jujur saja, saya melihat permainan anak-anak semakin asyik," tambahnya.
Mengenai keberadaan penyerang haus gol Ali Ashfaq yang juga bomber timnas Maladewa di tim lawan, mantan pelatih PSS Sleman ini mengaku tidak begitu khawatir. "Sejak awal saya sudah mewanti-wanti anak-anak agar jangan sampai terpengaruh permainan lawan," katanya.
Randiman salut
Secara terpisah, Sekretaris Umum PSMS Drs H Randiman Tarigan MAP menyebutkan materi pemain PSMS yang pernah digelari The Killer era 1950-60an sebenarnya bukanlah materi pemain terdegradasi.
Hanya saja, akibat tiadanya jalinan mesra antara ketiga komponen, membuat kondisi PSMS seakan terbenam. Namun mantan manajer tim PSMS yang sukses mengantarkan Ayam Kinantan juara abadi Piala Emas Bang Yos dan finalis Liga Indonesia 2007, mengakui kondisi PSMS saat ini cukup baik pasca kehadiran Keltjes.
Dia juga menyatakan salut kepada pihak pengelola Sihar Sitorus yang begitu berjuang keras mengangkat prestasi PSMS, dengan tidak mempersoalkan dana. (WO)
Jumat, April 03, 2009
Bisa Lolos 16 Besar
INDOFOOTBALL
Nasib PSMS Medan makin membaik di AFC Cup 2009. Hingga kini, tim berjuluk Ayam Kinantan bertengger di zona runner up Grup F. Nah, peluang untuk lolos babak ke-2 (16 besar) makin terbuka.Selasa (7/4) mendatang, tim asuhan Liestiadi akan menjamu tim lemah VB Sport Club (Maladewa) di "rumah sendiri" Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. Di saat bersamaan, pesaing lain Grup F, South China akan menjamu Johor FC (Malaysia) di Stadion Hongkong. Kami akan manfaatkan laga kandang. Kemenangan harus kami raih seperti kami mengalahkan Johor," ungkap Liestiadi, kemarin (2/4).
VB Sports club memang bukan tim tangguh. Tim asuhan Hamid Ismail (Maladewa), menuai hasil jeblok di dua laga terakhir. Di kandang sendiri Stadion Gololhu, kalah 1-2 dari South China (17/3).
Kemudian, lawan Johor (10/3), imbang 0-0. Tapi, di kandang Johor, Stadion Pasir Gudang Corporation. Nah, jika PSMS menang lawan VB Sports, hampir pasti Galih Sudaryono dkk lolos ke fase 16 besar. "Kami sangat optimistis bisa lolos babak kedua," pungkasnya.
VB Sports sendiri akan merapat ke Bumi Sriwijaya, Minggu (5/4) nanti. Berkekuatan 20 pemain. Tiga di antaranya pemain asing, Abu Desmond Monsaray (Siera Lione), Gbenga Okunowo (Nigeria), dan Ibe Johnson Mdukwe (Siera Lione). (SE)
Klasemen grup F
1. South China 2 2 0 0 5-1 6
2. PSMS 2 1 0 1 3-4 3
3. VB Sports 2 0 1 1 1-2 1
4. Johor 2 0 1 1 1-3 1
Kamis, April 02, 2009
PSMS fokus hadapi Maladewa
INDOFOOTBALL
Setelah memukul Deltras Sidoarjo di Liga Super Indonesia 3-1, PSMS Medan kini mulai memfokuskan diri untuk menghadapi lanjutan pertandingan kandang Piala AFC melawan VB Maladewa di Palembang, 7 April mendatang.Pelatih PSMS Rudy William Keltjes yang menggantikan posisi Lestiadi ketika dihubungi Waspada, Selasa mengatakan, pertandingan ketiga sangat berat bagi timnya karena lawan merupakan tim tangguh.
Ia menambahkan, menghadapi Maladewa manajemen berharap M Affan Lubis dan kawan-kawan menampilkan permainan terbaiknya. "Kalau tidak menang, tentunya kita berharap anak-anak bisa mendulang satu poin dari Maladewa," katanya.
Menghadapi Maladewa ini PSMS akan menampilkan tim terbaiknya. "Tidak ada istilah pemain lapis kedua atau cadangan, semua pemain yang diturunkan nanti adalah pemain inti," kata pelatih asal Jawa Timur itu.
Diakui pertandingan tersebut sangat berat karena materi pemain lawan lebih baik, tetapi pihaknya tetap berharap bisa mencuri nilai dari tim yang sekarang ini bertengger di papan atas klasemen sementara.
Usai menjalani laga dengan Deltras, Sabtu (28/3) lalu, pemain PSMS langsung digembleng latihan untuk memperbaiki kondisi fisik dan stamina. Untuk menggembleng fisik pemain, Keltjces membidik beberapa lokasi strategis di Palembang.
Mantan pemain Persebaya dan Niac Mitra Galatama itu mengatakan, dirinya juga telah mengagendakan laga ujicoba satu sampai dua kali sebelum menghadapi Maladewa guna mengevaluasi hasil latihan dan strategi permainan.
Sementara itu, Komisaris PT PSMS Drs Benny Tomasoa berharap Aun Carbini cs bakal menyelamatkan muka PSMS di ajang Piala AFC. Benny juga berharap Keltjes menerapkan strategi bertahan.
"Belajar dari kekalahan pertama atas tim asal Hongkong South China, tampaknya anak-anak Ayam Kinantan harus sedikit defensif dengan merapatkan barisan belakang dan melupakan sejenak pola permainan terbuka yang biasa dimainkan," lanjutnya sembari menambahkan tetap berharap ketajaman barisan depan. (WO)
Rabu, Maret 18, 2009
AFC Cup di Palembang Sepi Penonton
INDOFOOTBALL
Pertandingan sepak bola AFC (Asian Football Confederation) Cup antara kesebelasan PSMS Medan melawan Johor FC (Malaysia) yang berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan pada Selasa (17/3) malam terlihat sepi penonton.Dalam pertandingan antar klub Asia yang "meminjam" lokasi di Palembang itu, hanya sebagian kecil saja tempat duduk di stadion yang terisi oleh penonton.
Menurut pihak panitia penyelenggara, sepinya penonton itu antara lain karena pertandingan tingkat Asia itu tidak terjadwal, sehingga warga tidak banyak yang tahu.
"Padahal kalau warga tahu, pasti banyak yang menonton, karena masyarakat Sumsel ini sedang demam nonton sepak bola," kata Ibrahim, warga setempat yang menonton pertandingan itu.
Kondisi serupa juga terjadi di sekitar bagian luar stadion, biasanya banyak pedagang musiman menyediakan minuman kemasan dan makanan ringan memanfaatkan suasana keramaian penonton.
Namun, sekarang terlihat sepi dan hanya ada beberapa orang saja yang berdagang di sana.
Beberapa pedagang yang setiap pertandingan skala nasional dan tingkat Asia di stadion itu hampir tidak pernah absen berjualan minuman kemasan, sekarang tidak muncul.
Menurut rekan seprofesinya, ketidakhadiran beberapa pedagang sahabatnya itu, bisa saja terjadi karena tidak tahu ada pertandingan sepak bola AFC Cup tersebut.
Demikian juga tamu penonton kelas VIP, biasanya tampak Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, namun pada pertandingan ini tidak tampak menyaksikannya. (KL)
Rabu, Maret 18, 2009
PSMS perbaiki nasib
INDOFOOTBALL
Kalah di laga pembuka, PSMS Medan akhirnya berhasil merebut kemenangan perdana di ajang AFC Cup 2009, Selasa malam. Tampil di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, anak-anak Ayam Kinantan melibas Johor FC 3-1.Di babak pertama, gawang Galih Sudharyono kebobolan lebih dulu lewat gol Mohd Azuwad di menit 21. Beruntung di babak kedua, PSMS bangkit dengan dimotori Octavianus Maniani dan Elie Aiboy. Alhasil, skuad Liestiadi ini mampu memasukkan tiga gol.
Ketiga gol yang menjaga peluang PSMS di grup F tersebut disumbangkan kapten Ellie Aiboy di menit ke-53, Leonardo Martins Zada (54) dan gol bunuh diri pemain belakang Johor FC di menit ke-66.
Atas keberhasilan merebut tiga poin, PSMS melonjak ke peringkat runner-up dari posisi juru kunci klasemen sementara. Dari dua penampilan, Ayam Kinantan sudah mengantongi tiga poin. (WO)
Selasa, Maret 17, 2009
PSMS optimis jamu Johor
INDOFOOTBALL
Pelatih PSMS Medan, Liestiadi, mengatakan timnya optimis meraih kemenangan saat menjamu Johor FC pada babak penyisihan Grup F AFC Cup di Stadion Jakabaring, Palembang, Selasa."Walaupun jadwal pertandingan yang diikuti kesebelasan ini sangat padat, tetapi kami bertekad meraih poin di laga melawan Johor FC," katanya di Palembang, Senin.
Menurut Liestiadi, anak-anak Ayam Kinantan tersebut kini dalam kondisi baik. "Apalagi pada laga AFC kedua ini, mereka bertanding sebagai tuan rumah sehingga target tersebut diharapkan terpenuhi," tambahnya.
Dikatakan pada pertandingan nanti, pihaknya akan menurunkan pemain inti plus tiga pemain asing. Selain itu, kapten Elie Aiboy diharapkan bisa bermain optimal agar mampu membawa PSMS meraih angka.
"Mau di mana saja, kita siap. Palembang kan tetap Indonesia, kita pasti memiliki pendukung," sambung Liestidi tersenyum.
Menghadapi Johor FC, PSMS akan langsung menyerang dengan segarnya kembali Leonardo Martins Zada dan Mario Costas. Elie pun merasa optimis dengan kemenangan.
"Sebagai pemain yang sudah merasakan atmosfer sepakbola di Malaysia, saya optimis. Tidak ada yang perlu ditakuti, peluang sama. Yang penting di lapangan," kata Elie singkat.
Di kubu tim tamu, pelatih Ramlan Rasyid mengatakan, sudah mempelajari permainan PSMS yang tidak jauh berbeda dari segi teknis dan gaya tim asuhannya. "Jika diberi kesempatan menyerang, mereka akan mengoptimalkan dan bertahan ketika tertekan," tegasnya.
Tetapi dia mengakui, kalau permainan PSMS Medan lebih berbobot dibanding apalagi dengan hadirnya Elie Aiboy yang pernah merumput di Johor. Secara realistis dan obyektif, Ramlan mengakui keunggulan PSMS.
"Kita datang kemari tidak mau kalah. Soal kualitas, tidak jauh berbeda. Iklim sepakbola di Indonesia dan Malaysia juga sama. Begitu juga dengan kondisi alamnya, kita juga lagi musim hujan," sambungnya tersenyum. (WO)
Senin, Maret 16, 2009
Johor Buta Kekuatan Ayam Kinantan
INDOFOOTBALL
Hasil seri tanpa gol yang raih Johor FC saat menjamu VB Sports (Maladewa) pekan lalu mengharuskan tim asal Malaysia ini berusaha mengambil poin di Palembang,kala menghadapi PSMS Medan pada AFC Cup di Stadion Gelora Sriwijaya besok pukul 19.00 WIB.Tanpa keraguan,tim yang masih tercecer di peringkat 11 Superliga Malaysia ini menyatakan bahwa mereka tidak ingin pulang ke negaranya dengan hasil buruk.Pelatih Johor Ramlan Rasyid mengatakan, mereka sudah mengalami kerugian saat menghadapi VB Sport di kandangnya.
“Karena hasil tersebut, kami berusaha akan membayarnya di sini (Palembang),” kata Ramlan saat baru tiba di Hotel Jayakarta,kemarin sore. Menurut Ramlan,selama masa satu pekan setelah menghadapi VB Sports, pihaknya tidak mempersiapkan tim secara khusus.Hanya, dia terus mencari cara bagaimana membuat gol di kandang lawan.
“Ketika menghadapi VB Sports, pemain masih kurang finishing touch.Aki-batnya,selama 90 menit kami main tanpa gol. Jadi, persiapan kami hanya mengoptimalkan finishing touchdan berharap usaha ini sukses pada pertandingan melawan PSMS nanti,”sambungnya.
Hanya,mengaplikasikan strategi yang diramunya untuk memaksimalkan finishing touch tersebut, Ramlan masih menemui kendala. Karena, dia belum menge-tahui sama sekali peta kekuatan tim Ayam Kinantan,julukan PSMS. “Yang kami tahu,mereka memiliki lima pemain asing dan seperti tim asal Indonesia lainnya,mereka memiliki teknik bagus dan bermain keras.
Saya memang pernah menyaksikan PSMS main di Surabaya dua musim lalu. Tapi, kekuatan mereka pasti berbeda,”tutur Ramlan. Namun, Ramlan memastikan ada satu pemain PSMS yang dinilai akan membuat repot pertahanan Johor FC, yakni Ellie Eboy.“Kami tahu dia (Ellie) karena pernah main di Liga Malaysia.
Dia juga tipe pemain yang selalu bergerak dari pinggir lapangan dengan umpan-umpan yang bagus sehingga kami mutlak mewaspadainya,”ucapnya. Ramlan menguraikan,18 pemain yang dibawanya ke Palembang tidak ada sama sekali pemain dari luar negeri.
Karena, dia ingin mengandalkan tenaga-tenaga dari semua pemain lokal yang ada. “Kami (Malaysia) tidak membenarkan memakai pemain luar negeri dalam tim. Jadi, jelas semua pemain yang saya andalkan dari lokal,”pungkasnya. (SND)
Senin, Maret 16, 2009
Yakin Kalahkan Johor
INDOFOOTBALL
PSMS Medan tidak punya "modal" melakoni laga kedua AFC cup. Lawan Johor FC di Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Selasa (17/3) mendatang, tim berjuluk Ayam Kinantan meraup dua kekalahan. Masing-masing 0-3 lawan South China, Hoongkong (10/3). Serta kemarin (14/4) kalah 0-2 dari Persiba Balikpapan pada leg ke-2 Copa Dji Sam Soe Indonesia (CDSSI) IV.Namun, skuadra Listiadi tetap berbahagia. Mereka lolos babak 8 besar. Sebab, mereka menang agregat 5-3. Sebab, di leg pertama PSMS menang 5-1. "Yang penting lolos 8 besar. Kini, kami fokus menghadapi Johor FC," terang Liestiadi kepada Kaltim Post (grup Koran ini).
Johor FC bukan lawan ringan. Tim asuhan Ramlan Rashid (Malaysia) termasuk tim konsisten. Tak hanya di home, tapi di away juga mereka bisa menang. Tiga away terakhir pada Malaysia super league 2008 lalu, Sumardi Hajalan dkk tak terkalahkan. Mereka menang 2-0 atas Brunei DPMM (19/4/08), 2-1 atas Trengganu (4/5/08), dan 3-2 atas Pahang (3/1/09).
Namun, PSMS punya resep jitu. Kekuatan tim-tim Negeri Jiran, bisa dikorek dari midfielder mereka Ellie Aiboy. Sebab, pria kelahiran Jayapura, 20 April 1979 pernah merumput di Liga Malaysia.
Tepatnya bersama Selangor FC. Ellie dua episode bersama Selangor. Pertama, edisi 2005/2006. Kedua, 2008 lalu tapi hanya setengah musim. " Tim-tim Malaysia tidak beda jauh dengan Indonesia. Kami bisa membaca kelemahan mereka. Saya harap, anak-anak bisa menang di Jakabaring," pungkasnya.
Baik PSMS maupun Johor FC akan merapat ke Bumi Sriwijaya siang ini, pukul 12.30 WIB. Tapi, PSMS teracman timpang. Sebab, kiper andalan Markus Horison masih terbekap cedera.
Tapi, tiga asing mereka komplet. Yaitu Esteban Guilen (Uruguay), playmaker Leonardo Zada Martins Dinelli (Brasil) dan striker Mario Costas (Argentina). "Palembang seperti rumah kami. Sebab, sama-sama Sumatera. Kami takin bisa mengalahkan Johor," tandas kiper kedua Galih Sudaryono. (SE)
Minggu, Maret 15, 2009
Pindah kandang ke Palembang
INDOFOOTBALL
PSMS Medan memindahkan markas ke Stadion Gelora Sriwijaya Jaka Baring Palembang, Sumatera Selatan, dalam melakoni laga home pada Piala AFC dan Liga Super Indonesia.Demikian disampaikan Ketua Bidang Pelaksana Pertandingan PSMS Wahyu Wahab Usman kepada Waspada melalui telefon dari Palembang, Jumat. Kompetisi kali ini sungguh luar biasa bagi PSMS karena sudah lima kali pindah markas dalam semusim kompetisi.
Setelah Badan Liga Indonesia (BLI) memutuskan Stadion Teladan tidak layak menjadi home base di ajang LSI, PSMS menyewa Stadion Gelora Bung Karno kemudian berlanjut ke Stadion Jati Diri Semarang hingga akhir musim kompetisi putaran pertama.
Memasuki paruh kedua, PSMS mempergunakan Stadion Siliwangi Bandung dan terakhir akan berkandang di Stadion Gelora Sriwijaya Jaka Baring. Sementara pertandingan Copa Indonesia tetap digelar di Stadion Teladan Medan.
Wahyu merevisi pemberitaan selama ini di beberapa media ibukota dan lokal bahwa PSMS akan melakoni pertandingan home Piala AFC di Stadion Jalak Harupat Kabupaten Bandung. "PSMS bermarkas di Stadion Jaka Baring Palembang. AFC sendiri tidak mengizinkan Stadion Jalak Harupat sebagai home base," terang Wahyu.
Dia mengakui, padatnya jadwal pertandingan Piala AFC dan LSI, dengan begitu PSMS pindah home base. "Untuk pertandingan melawan Deltras dan PSM digelar di Stadion Jaka Baring. Itu pun kalau Kapolri memberikan izin pelaksana pertandingan saat masa kampanye," terangnya sambil menunggu perkembangan. (WO)
Sabtu, Maret 14, 2009
TPI memastikan bakal menyiarkan secara live kiprah Sriwijaya Football Club (SFC) di ajang Liga Champion Asia dan PSMS Medan di AFC Cup musim ini.
Pecinta sepakbola tanah air, khususnya bagi penggemar berat Sriwijaya Football Club (SFC) dan PSMS Medan, tampaknya tidak perlu khawatir bakal sulit menyaksikan tim kebanggaannya berlaga di Liga Champion Asia (LCA) dan AFC Cup musim ini.
Itu menyusul kepastian dari TPI untuk menyiarkan secara live pertandingan bergengsi dua even terakbar di Asia tersebut. Dengan demikian, kesempatan untuk melihat aksi-akasi para pemain dari dua tim wakil Indonesia di ajang internasional dipastikan tidak akan terlewatkan.
Seperti dalam rilis media relation TPI yang diterima redaksi GOAL.com, Jumat (13/3) menyebutkan, televisi swasta nasional ini bakal mendukung penuh langkah SFC maupun PSMS. Tentunya dengan menyiarkan secara langsung seluruh pertandingan yang dilakoni kedua tim di ajang internasional kali ini.
Masih dalam rilis tersebut disebutkan, tayangan langsung ini bisa terlaksana karena TPI mendapat kehormatan dengan menjadi satu-satunya official broadcaster dalam negeri, yang akan merekam peristiwa bersejarah ini dan sekaligus menayangkannya secara live di layar kaca. (Gol)
Pecinta sepakbola tanah air, khususnya bagi penggemar berat Sriwijaya Football Club (SFC) dan PSMS Medan, tampaknya tidak perlu khawatir bakal sulit menyaksikan tim kebanggaannya berlaga di Liga Champion Asia (LCA) dan AFC Cup musim ini.
Itu menyusul kepastian dari TPI untuk menyiarkan secara live pertandingan bergengsi dua even terakbar di Asia tersebut. Dengan demikian, kesempatan untuk melihat aksi-akasi para pemain dari dua tim wakil Indonesia di ajang internasional dipastikan tidak akan terlewatkan.
Seperti dalam rilis media relation TPI yang diterima redaksi GOAL.com, Jumat (13/3) menyebutkan, televisi swasta nasional ini bakal mendukung penuh langkah SFC maupun PSMS. Tentunya dengan menyiarkan secara langsung seluruh pertandingan yang dilakoni kedua tim di ajang internasional kali ini.
Masih dalam rilis tersebut disebutkan, tayangan langsung ini bisa terlaksana karena TPI mendapat kehormatan dengan menjadi satu-satunya official broadcaster dalam negeri, yang akan merekam peristiwa bersejarah ini dan sekaligus menayangkannya secara live di layar kaca. (Gol)
Rabu, Maret 11, 2009
PSMS pulang tangan hampa
INDOFOOTBALL
Dilibas tuan rumah South China, Selasa, PSMS Medan untuk sementara menempati posisi juru kunci klasemen grup F AFC Cup 2009.PSMS gagal memenuhi ambisinya membawa pulang poin dari kandang South China, setelah dilibas tuan rumah 3-0 di laga perdana grup F AFC Cup 2009 di Stadion Mong Kok, Hongkong. Tiga gol kemenangan tuan rumah masing-masing dicetak Lee Chi-ho pada menit ke-21, Chan Siu-ki (45) dan Caca (52).
Dengan demikian, tim asal Hongkong tersebut sementara menempati posisi puncak di grup F. Kepastian tersebut setelah di laga lain, Johor FC Malaysia bermain imbang 0-0 dengan VB Maladewa.
Bagi Ayam Kinantan, kekalahan tersebut menempatkan mereka di posisi juru kunci klasemen sementara turnamen kasta kedua di Asia ini, karena belum mengantongi poin. Meski demikian, kesempatan tim asuhan Liestiadi mendulang poin masih terbuka.
Pasalnya, dua laga berikutnya akan dimainkan di tanah air, yakni menjamu Johor FC (17 Maret) dan VB Maladewa pada 7 April. Pertandingan itu sendiri akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. (WO)
Senin, Maret 09, 2009
Ke Hongkong minus empat pilar
INDOFOOTBALL
Perjuangan PSMS Medan menapaki ajang internasional AFC Cup 2009 segera dimulai dengan menghadapi South China di Stadion Mongkok, Hongkong, Selasa (10/3) nanti.Dengan berkekuatan 17 pemain, skuad tim besutan pelatih Liestiadi itu, Minggu, meninggalkan tanah air menuju Hongkong dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.
Sayangnya, di laga perdana mereka pada Grup F, Ayam Kinantan harus kehilangan empat pilarnya karena mengalami cedera. Keempatnya itu adalah kiper Markus Horison, gelandang Asri Akbar, Okto Maniani dan Edi Sibung yang terkena akumulasi kartu.
"Kami memang hanya membawa 17 pemain ke Hongkong karena ada yang cedera serta akumulasi kartu," kata Liestiadi kepada Waspada, Minggu.
Dikatakan, dengan pemain yang ada saat ini, dirinya tetap optimis dapat meraih hasil maksimal di ajang kasta kedua di Asia itu. Ia pun menambahkan dirinya sedikit banyak telah memiliki gambaran kekuatan calon lawan yang akan dihadapi.
"Dari data yang kami peroleh, South China termasuk pimpinan klasemen di liga domestik Hongkong. Itu artinya, mereka tim bagus meski jumlah klub yang tampil di liga mereka tidak sebanyak di negera kita. Apa pun itu, kami harus bertekad meraih kemenangan," tambahnya.
Ditanya mengenai absennya Markus di bawah mistar gawang, Liestiadi menyatakan jika dirinya tidak begitu khawatir karena masih memiliki Galih (Sudaryono) yang tentunya masih bisa diandalkan. Meski diakuinya kualitas Galih masih di bawah Markus.
"Selain itu, pada laga nanti kami juga akan memainkan tiga pemain asing. Mereka adalah Leonardo Zada, Esteban Javier dan Mario Costas. Semoga saja kehadiran tiga pemain ini bisa menjadi motovator bagi pemain lain," katanya. (WO)
Jadwal Lengkap PSMS di AFC Cup 2009:
10 Maret vs South China (Stadion Mongkok)
17 Maret vs Johor FC (Stadion Si Jalak Harupat)
7 April vs VB (Stadion Si Jalak Harupat)
21 April vs VB (Stadion Nasional)
5 Mei vsSouth China (Stadion Si Jalak Harupat)
19 Mei vs Johor FC (Jcorp Pasir Gudang)
Profil Bintang

Postur kurus kerempeng dan tinggi menjulang yang dimiliki Bokay Eddie Foday kurang ideal untuk ukuran pesepak bola profesional. Kala pertama kali menukangi Persiwa di awal musim, Suharno sempat meragukan kemampuan striker kelahiran Monrovia, Liberia, 28 Mei 1986 yang telah tiga musim membela panji The Highlander itu.
Pandangannya baru berubah saat menyaksikan Bokay beraksi di lapangan. "Dia memang striker bagus," puji Suharno. Selengkapnya
Berada di posisi belakang bukan berarti punya peluang sedikit untuk mencetak gol. Itu telah dibuktikan oleh seorang Aun Carbiny. Stopper PSMS ini kembali jadi pahlawan kemenangan PSMS.
Pemain 24 tahun tersebut menjadi pencetak gol tunggal Ayam Kinantan saat mengalahkan VB Sport dalam lanjutan penyisihan AFC Cup Gru G.
Selain memuluskan langkah PSMS ke 16 besar, dengan gol itu pula, Selengkapnya
Pandangannya baru berubah saat menyaksikan Bokay beraksi di lapangan. "Dia memang striker bagus," puji Suharno. Selengkapnya
Berada di posisi belakang bukan berarti punya peluang sedikit untuk mencetak gol. Itu telah dibuktikan oleh seorang Aun Carbiny. Stopper PSMS ini kembali jadi pahlawan kemenangan PSMS.Pemain 24 tahun tersebut menjadi pencetak gol tunggal Ayam Kinantan saat mengalahkan VB Sport dalam lanjutan penyisihan AFC Cup Gru G.
Selain memuluskan langkah PSMS ke 16 besar, dengan gol itu pula, Selengkapnya
Berita Terbaru
RSS/Search
Liga Super
| P | W | D | L | GD | PTS | |
| PERSIPURA | 22 | 14 | 4 | 4 | 46-15 | 46 |
| SRIWIJAYA | 23 | 13 | 5 | 5 | 49-28 | 44 |
| PERSIJA | 21 | 13 | 3 | 5 | 44-24 | 42 |
| PERSIJAP | 24 | 11 | 7 | 6 | 31-22 | 40 |
| PERSIB | 21 | 11 | 6 | 4 | 34-22 | 39 |
| PERSIWA | 22 | 12 | 2 | 8 | 29-27 | 38 |
| PERSIK | 22 | 11 | 4 | 7 | 34-29 | 37 |
| PSM | 23 | 9 | 8 | 6 | 25-25 | 35 |
| PERSELA | 22 | 10 | 4 | 8 | 26-21 | 34 |
| PELITA | 23 | 8 | 6 | 9 | 23-20 | 30 |
| AREMA | 22 | 9 | 3 | 10 | 25-29 | 30 |
| PERSIBA | 22 | 7 | 6 | 9 | 20-25 | 27 |
| PERSITARA | 23 | 5 | 7 | 11 | 26-35 | 22 |
| PERSITA | 24 | 5 | 6 | 13 | 16-41 | 21 |
| DELTRAS | 22 | 4 | 6 | 12 | 15-30 | 18 |
| PKT | 22 | 4 | 6 | 12 | 21-39 | 18 |
| PSMS | 23 | 2 | 11 | 10 | 23-33 | 17 |
| PSIS | 23 | 3 | 8 | 12 | 13-35 | 17 |
Divisi Utama
Wilayah I
Wilayah II
| P | W | D | L | GD | PTS | |
| PERSISAM | 19 | 11 | 5 | 3 | 37-18 | 38 |
| PERSIKAB | 21 | 11 | 3 | 7 | 35-27 | 36 |
| PERSIKABO | 21 | 9 | 7 | 5 | 32-22 | 34 |
| MITRA KUKAR | 19 | 11 | 1 | 7 | 19-16 | 34 |
| SEMEN PADANG | 21 | 8 | 8 | 5 | 36-23 | 32 |
| PERSIRAJA | 21 | 9 | 4 | 8 | 24-27 | 31 |
| PERSIKAD | 21 | 8 | 4 | 9 | 25-33 | 28 |
| PSDS | 21 | 8 | 3 | 10 | 18-24 | 27 |
| PERSIH | 21 | 7 | 5 | 9 | 26-28 | 26 |
| PSSB | 21 | 6 | 6 | 9 | 20-19 | 24 |
| PSAP | 21 | 7 | 3 | 11 | 22-28 | 24 |
| PERSIBAT | 21 | 7 | 1 | 13 | 20-33 | 22 |
| PERSIKOTA | 21 | 5 | 6 | 10 | 22-37 | 21 |
| PSP | 21 | 3 | 4 | 14 | 14-30 | 13 |
Wilayah II
| P | W | D | L | GD | PTS | |
| PERSEBAYA | 18 | 13 | 1 | 4 | 32-12 | 40 |
| PERSEMA | 18 | 13 | 1 | 4 | 33-20 | 40 |
| PERSIBOM | 20 | 12 | 1 | 7 | 28-16 | 37 |
| PERSIBA Bantul | 19 | 11 | 4 | 4 | 21-12 | 37 |
| PERSIGO | 20 | 10 | 1 | 9 | 25-21 | 31 |
| PERSEMAN | 19 | 9 | 2 | 8 | 20-19 | 29 |
| PERSIBO | 19 | 8 | 4 | 7 | 22-19 | 28 |
| PSIR | 20 | 7 | 6 | 7 | 17-19 | 27 |
| PSS | 19 | 6 | 6 | 7 | 18-26 | 24 |
| PERSIKU | 20 | 6 | 4 | 10 | 16-28 | 22 |
| GRESIK UNITED | 19 | 5 | 4 | 10 | 15-21 | 19 |
| PSIM | 20 | 5 | 2 | 13 | 14-25 | 17 |
| PERSIS | 19 | 4 | 4 | 11 | 15-22 | 13 |
| PERSEKABPAS | 18 | 3 | 4 | 11 | 10-26 | 13 |
Liga Super U21
Wilayah I
Wilayah II
Wilayah III
| P | W | D | L | GD | PTS | |
| PELITA JY U21 | 6 | 5 | 1 | 0 | 17-2 | 16 |
| PERSITA U21 | 6 | 3 | 2 | 1 | 7-5 | 11 |
| SRIWIJAYA U21 | 6 | 3 | 0 | 3 | 7-7 | 9 |
| PSMS U21 | 6 | 1 | 3 | 2 | 10-13 | 6 |
| PERSIJA U21 | 6 | 1 | 1 | 4 | 4-8 | 4 |
| PERSITARA U21 | 6 | 1 | 1 | 4 | 4-14 | 4 |
Wilayah II
| P | W | D | L | GD | PTS | |
| PERSIK U21 | 6 | 4 | 2 | 0 | 9-4 | 14 |
| PERSIB U21 | 6 | 3 | 3 | 0 | 7-3 | 12 |
| PERSELA U21 | 6 | 3 | 0 | 3 | 7-7 | 9 |
| PERSIJAP U21 | 6 | 2 | 1 | 3 | 7-7 | 7 |
| AREMA U21 | 6 | 2 | 1 | 3 | 7-10 | 7 |
| PSIS U21 | 6 | 0 | 1 | 5 | 3-9 | 1 |
Wilayah III
| P | W | D | L | GD | PTS | |
| PERSIPURA U21 | 6 | 4 | 1 | 1 | 12-6 | 13 |
| PERSIBA U21 | 7 | 3 | 3 | 1 | 5-3 | 12 |
| PSM U21 | 6 | 3 | 2 | 1 | 6-4 | 11 |
| DELTRAS U21 | 7 | 1 | 3 | 3 | 5-10 | 6 |
| PKT BTG U21 | 7 | 1 | 2 | 4 | 7-9 | 5 |
| PERSIWA U21 | 5 | 1 | 1 | 3 | 4-7 | 4 |
Top Skor
Liga Super
Divisi Utama
Liga Super U21
Copa Indonesia
Divisi Utama
Liga Super U21
Copa Indonesia
















