PSMS Medan Sriwijaya FC PSM Makasar Persiwa Wamena Pelita Jaya Persipura Persita Persijap PKT Bontang Persela Persib Persik PSIS Deltras Persiba Persija Persitara Arema PSSB Persiraja Persisam Gresik United Persih PSAP PSIR PSPS Persikab Persigo PSP Persikad Persiba Bantul PSS Persekabpas Persibom Persikota Semen Padang Mitra Kukar Persibo Persikabo PSIM Persis Perseman Persiku Persema Persebaya
Persebaya

Jumat, April 18, 2008

(0) Comments

Laskar Sakera

INDOFOOTBALL

Atmosfer sepakbola di daerah Pasuruan kian meriah setelah tim asal daerah ini, Persekabpas Pasuruan menjejakkan kaki ke Divisi Utama untuk kali pertama pada musim 2005. Laskar Sakera, komunitas pendukung Persekabpas pun girang bukan kepalang mendapati kenyataan kalau tim kesayangan mereka kini telah promosi ke level tertinggi.

Namun, di musim pertama Persekabpas mentas di Divisi Utama, loyalitas Laskas Sakera benar-benar diuji. Kala itu oleh Badan Liga Indonesia, Stadion Bangil, Pasuruan, markas Persekabpas, masih belum diperbolehkan untuk menggelar pertandingan Divisi Utama. Akibatnya, Persekabpas harus menjalani semua partai kandang di Stadion Willis, Madiun.

Kondisi ini tak melunturkan kecintaan Laskar Sakera. Mereka tetap berbondong-bondong datang ke Stadion Willis demi memberi dukungan total pada tim kebanggaan mereka. Beruntung, kini Stadion Pogar sudah bisa digunakan untuk menjamu lawan-lawan Persekabpas, sehingga Laskar Sakera tak perlu jauh-jauh lagi datang ke Madiun.

Pemilihan nama Laskar Sakera sendiri didasari oleh legenda seorang pejuang kelahiran Bangil di permulaan abad ke-19. Sakera, demikian nama pejuang itu. Ia dikenal sebagai seorang jagoan yang melawan perintah diktator Belanda di perkebunan tebu di daerah Bangil.

Sama seperti cerita-cerita legenda soal kepahlawanan lainnya, dimana pengkhianatan jadi akhir yang tragis, Sakera pun demikian. Sang jagoan akhirnya tertangkap oleh Belanda setelah dikhianati oleh salah seorang temannya sendiri. Sakera dimakamkan di wilayah Bekacak, Kelurahan Kolursari, daerah paling Selatan Kota Bangil.
Sama seperti komunitas suporter lain, wana kostum pemain juga jadi warna identitas supporter. Laskar Sakera identik dengan warna oranye. Sepanjang pertandingan, Laskar Sakera tak henti meneriakkan yel-yel pembangkit semangat bagi Persekabpas
0 Responses to "Laskar Sakera"

Posting Komentar

Profil Bintang

Bokay Eddi Foday "Si Kurus Beri Bukti"

Postur kurus kerempeng dan tinggi menjulang yang dimiliki Bokay Eddie Foday kurang ideal untuk ukuran pesepak bola profesional. Kala pertama kali menukangi Persiwa di awal musim, Suharno sempat meragukan kemampuan striker kelahiran Monrovia, Liberia, 28 Mei 1986 yang telah tiga musim membela panji The Highlander itu.

Pandangannya baru berubah saat menyaksikan Bokay beraksi di lapangan. "Dia memang striker bagus," puji Suharno. Selengkapnya


Aun Carbiny "Bek Subur"

Berada di posisi belakang bukan berarti punya peluang sedikit untuk mencetak gol. Itu telah dibuktikan oleh seorang Aun Carbiny. Stopper PSMS ini kembali jadi pahlawan kemenangan PSMS.

Pemain 24 tahun tersebut menjadi pencetak gol tunggal Ayam Kinantan saat mengalahkan VB Sport dalam lanjutan penyisihan AFC Cup Gru G.

Selain memuluskan langkah PSMS ke 16 besar, dengan gol itu pula, Selengkapnya

Berita Terbaru

blog-indonesia.com Football Blogs - BlogCatalog Blog Directory TopOfBlogs Add to Technorati Favorites KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia 100 Blog Indonesia Terbaik Blog Terbaik
IndoTopBlog, Kumpulan Blog dan Situs Indonesia