PSMS Medan Sriwijaya FC PSM Makasar Persiwa Wamena Pelita Jaya Persipura Persita Persijap PKT Bontang Persela Persib Persik PSIS Deltras Persiba Persija Persitara Arema PSSB Persiraja Persisam Gresik United Persih PSAP PSIR PSPS Persikab Persigo PSP Persikad Persiba Bantul PSS Persekabpas Persibom Persikota Semen Padang Mitra Kukar Persibo Persikabo PSIM Persis Perseman Persiku Persema Persebaya
Persebaya

Kamis, Maret 19, 2009

(0) Comments

Ada Rasisme di Balikpapan

INDOFOOTBALL

Pemain asing Persija Jakarta, Pierre Njanka mengaku mengalami perlakukan berbau rasis saat membela timnya bertanding melawan Persiba Balikpapan, Rabu, 11 Maret 2009. Pertandingan itu merupakan leg kedua babak 16 besar Copa Indonesia 2008/2009.

Pada pertandingan yang digelar di Stadion Persiba Balikpapan itu, Njanka harus diganjar kartu merah karena menanduk pemain Persiba Adrian Trinidad. Kejadian itu berlangsung pada menit ke-57 babak kedua. Akibat ulahnya itu, Njanka bahkan harus berhadapan dengan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

Menurut asisten manajer Persija, Ferry Indrasyarief, pertandingan tersebut memang berlangsung panas. Pasalnya, tuan rumah yang kalah dengan skor 0-3 di leg pertama butuh skor besar untuk lolos ke 8 besar. Pertandingan sendiri berakhir dengan skor imbang 2-2.

”Sebenarnya pemain tidak dalam posisi tertekan meski tekanan dari penonton dan pemain cukup besar. Apalagi saat kejadian kita dalam posisi unggul. Tapi, Njanka terpancing emosinya karena diteriaki black negro oleh Trinidad,” ujar Ferry saat ditemui di Senayan, Jakarta, usai menghadiri sidang Komdis PSSI, Rabu, 18 Maret 2009.

Hal ini dibenarkan oleh Njanka. Mantan pemain timnas Kamerun itu mengatakan bahwa kejadian rasis ini merupakan yang pertama baginya. ”Ini merupakan kejadian pertama dalam karir saya sebagai pemain bola. Sebelumnya, saya tidak pernah mengalami kejadian seperti ini,” kata Njanka.

Ditambahkan Ferry, Trinidad sendiri sudah melayangkan permintaan maaf lewat salah seorang pemain Persija, Greg Nwokolo. Namun Njanka menolaknya. Dia berharap Trinidad datang sendiri untuk minta maaf kepadanya, Bambang Pamungkas, dan manajer Persija.

”Njanka merupakan pemain yang punya reputasi baik. Dia sudah pernah tampil di Piala Dunia 2002. Dia bukan pemain yang emosional. Namun karena dihina seperti itu, dia jadi terpancing juga,” kata Ferry (VN)

0 Responses to "Ada Rasisme di Balikpapan"

Posting Komentar

Profil Bintang

Bokay Eddi Foday "Si Kurus Beri Bukti"

Postur kurus kerempeng dan tinggi menjulang yang dimiliki Bokay Eddie Foday kurang ideal untuk ukuran pesepak bola profesional. Kala pertama kali menukangi Persiwa di awal musim, Suharno sempat meragukan kemampuan striker kelahiran Monrovia, Liberia, 28 Mei 1986 yang telah tiga musim membela panji The Highlander itu.

Pandangannya baru berubah saat menyaksikan Bokay beraksi di lapangan. "Dia memang striker bagus," puji Suharno. Selengkapnya


Aun Carbiny "Bek Subur"

Berada di posisi belakang bukan berarti punya peluang sedikit untuk mencetak gol. Itu telah dibuktikan oleh seorang Aun Carbiny. Stopper PSMS ini kembali jadi pahlawan kemenangan PSMS.

Pemain 24 tahun tersebut menjadi pencetak gol tunggal Ayam Kinantan saat mengalahkan VB Sport dalam lanjutan penyisihan AFC Cup Gru G.

Selain memuluskan langkah PSMS ke 16 besar, dengan gol itu pula, Selengkapnya

Berita Terbaru

blog-indonesia.com Football Blogs - BlogCatalog Blog Directory TopOfBlogs Add to Technorati Favorites KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia 100 Blog Indonesia Terbaik Blog Terbaik
IndoTopBlog, Kumpulan Blog dan Situs Indonesia