PSMS Medan Sriwijaya FC PSM Makasar Persiwa Wamena Pelita Jaya Persipura Persita Persijap PKT Bontang Persela Persib Persik PSIS Deltras Persiba Persija Persitara Arema PSSB Persiraja Persisam Gresik United Persih PSAP PSIR PSPS Persikab Persigo PSP Persikad Persiba Bantul PSS Persekabpas Persibom Persikota Semen Padang Mitra Kukar Persibo Persikabo PSIM Persis Perseman Persiku Persema Persebaya
Persebaya

Rabu, Maret 11, 2009

(0) Comments

Persija Ogah Tampil Bertahan di Leg Kedua

INDOFOOTBALL

Persija Jakarta menang telak 3-0 dari Persiba di leg pertama babak 16 besar Copa Indonesia 2008/2009. Namun tim berjuluk Macan Kemayoran itu menolak untuk tampil bertahan saat meladeni Beruang Madu-julukan Persiba di leg kedua yang akan digelar Selasa, 11 Maret 2009.

Pertarungan leg kedua akan digelar di kandang Persiba, Stadion Persiba Balikpapan. Meski tampil sebagait tim tamu, perjuangan Persija sebenarnya tidak terlalu berat. Untuk lolos ke babak 8 besar, Persija hanya perlu menghindari kekalahan di atas 3 gol.

"Kami punya modal yang cukup baik di leg pertama. Tapi kami tidak akan menerapkan permainan bertahan pada leg kedua. Permainan seperti itu justru akan membuat tim lawan punya banyak kesempatan untuk mencetak gol ke gawang kami," kata Danurwindo, pelatih Persija Jakarta, saat dihubungi VIVAnews, Selasa, 11 Maret 2009.

Menurut Danur-panggilan akrab Danurwindo-strategi yang ideal untuk mengimbangi permainan Persiba adalah dengan memperkuat barisan pertahanan tanpa melupakan ketajaman lini depan.

"Dengan demikian, kami juga punya kesempatan untuk mencetak gol. Di kedua ini kami harus bermain aman," kata mantan pelatih PKT Bontang itu.

Meski demikian, Danur belum mau membocorkan skuad inti yang akan memperkuat Persija di leg kedua nanti. Dia juga menolak merinci tiga pemain asing yang akan diturunkan. "Kita lihat kondisi mereka. Siapa yang lebih siap itu yang akan kita mainkan," kata Danur.

Saat Persija memiliki lima pemain asing. Mereka terdiri atas, Abanda Herman, Pierre Njanka, Robertino Pugliara, Greg Nwokolo, dan Fabio Lopez. Untuk babak 16 besar, Badan Liga Indonesia (BLI) hanya memperbolehkan menurunkan tiga pemain asing.

Di leg pertama, tiga pemain yang ditunjuk memperkuat Macan Kemayoran adalah Abanda Herman, Robertino, dam Greg. Bila Persija berniat memperkuat barisan pertahanannya, Danur sejatinya akan menurunkan Abanda Herman dan Pierre Njanka di lini belakang.

Dengan catatan, Danur harus memarkir salah satu legiun asing yang ada di posisi penyerang. Pilihannya antara Greg Nwokolo atau Robertino Pugliara.
Sayang, Danur enggan berkomentar mengenai kemungkinan ini.

"Bisa jadi keduanya (Abanda dan Njanka) kita turunkan bersamaan tapi bisa juga tidak. Tergantung kebutuhan nanti saja," kata Danur berkelit.

Tidak Terbeban dengan Kekalahan di LSI

Dalam bulan ini, Persija Jakarta dua kali bertemu dengan Persiba Balikpapan. Pertemuan pertama terjadi di Liga Super Indonesia (LSI) 2008/2009. Pada pertandingan yang digelar di Stadion Persiba Balikpapan, Sabtu, 7 Maret 2009 itu, Persija keok dengan skor 0-2.

Menurut Danurwindo, hasil ini tidak berpengaruh bagi penampilan di leg kedua nanti. Sebab, kekalahan dari Persiba disebabkan kondisi pemainnya yang tidak lengkap. Empat pemainnya tidak bisa tampil karena akumulasi kartu kuning saat Persija bertemu PKT Botang lima hari sebelumnya.

Tiga dari empat pemain itu merupakan pilar inti Persija. Mereka adalah Abanda Herman yang menjadi palang pintu di lini belakang dan duet Aliyudin-Bambang Pamungkas di lini depan. Sedangkan satu pemain lagi adalah pemain pelapis Melkey Pekei.

"Tanpa Ali-Bambang, kami sangat sulit untuk mencetak gol. Demikian juga dengan absennya Abanda. Dia biasanya yang menghadang bola-bola atas dari lawan. Dan itu terlihat saat kami berhadapan dengan Persiba. Satu dari dua gol yang tercipta berasal dari tendangan sudut," kata Danur.

"Di leg kedua nanti, seluruh pemain bisa tampil. Jadi saya pikir hasilnya akan beda." (VN)
0 Responses to "Persija Ogah Tampil Bertahan di Leg Kedua"

Posting Komentar

Profil Bintang

Bokay Eddi Foday "Si Kurus Beri Bukti"

Postur kurus kerempeng dan tinggi menjulang yang dimiliki Bokay Eddie Foday kurang ideal untuk ukuran pesepak bola profesional. Kala pertama kali menukangi Persiwa di awal musim, Suharno sempat meragukan kemampuan striker kelahiran Monrovia, Liberia, 28 Mei 1986 yang telah tiga musim membela panji The Highlander itu.

Pandangannya baru berubah saat menyaksikan Bokay beraksi di lapangan. "Dia memang striker bagus," puji Suharno. Selengkapnya


Aun Carbiny "Bek Subur"

Berada di posisi belakang bukan berarti punya peluang sedikit untuk mencetak gol. Itu telah dibuktikan oleh seorang Aun Carbiny. Stopper PSMS ini kembali jadi pahlawan kemenangan PSMS.

Pemain 24 tahun tersebut menjadi pencetak gol tunggal Ayam Kinantan saat mengalahkan VB Sport dalam lanjutan penyisihan AFC Cup Gru G.

Selain memuluskan langkah PSMS ke 16 besar, dengan gol itu pula, Selengkapnya

Berita Terbaru

blog-indonesia.com Football Blogs - BlogCatalog Blog Directory TopOfBlogs Add to Technorati Favorites KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia 100 Blog Indonesia Terbaik Blog Terbaik
IndoTopBlog, Kumpulan Blog dan Situs Indonesia