PSMS Medan Sriwijaya FC PSM Makasar Persiwa Wamena Pelita Jaya Persipura Persita Persijap PKT Bontang Persela Persib Persik PSIS Deltras Persiba Persija Persitara Arema PSSB Persiraja Persisam Gresik United Persih PSAP PSIR PSPS Persikab Persigo PSP Persikad Persiba Bantul PSS Persekabpas Persibom Persikota Semen Padang Mitra Kukar Persibo Persikabo PSIM Persis Perseman Persiku Persema Persebaya
Persebaya

Rabu, Maret 11, 2009

(0) Comments

Turunkan Gaji Jairon

INDOFOOTBALL

Jairon Feliciano sedot perhatian. Publik bola Surabaya tidak melihat aksi mesin gol Persebaya asal Brazil tersebut di laga first leg babak 16 besar Copa Indonesia IV saat Green Force, julukan Persebaya, kontra Persitara di Gelora 10 Nopember pada Minggu lalu (8/3).

Dalam sesi latihan kemarin (9/3) pun, dia juga kembali tidak menujukkan batang hidungnya. Di saat para pemain berlatih di Gelora 10 Nopember, Jairon justru menghilang.

Pelatih Persebaya Arcan Iurie pun tak menampik bahwa pemain bernomor punggung 9 tersebut kembali berulah. Bahkan, pelatih yang hobi memancing tersebut mengatakan bahwa dirinya sudah beberapa kali mengingatkan Jairon agar tidak berulah.

''Tapi, dia tetap saja berulah. Itu kan juga terjadi saat Freddy Muli ada di sini,'' jelas pelatih asal Moldova tersebut.

Jairon tak jarang berulah dengan mangkir pada latihan rutin tim. Jairon kembali rajin berlatih jika pertandingan resmi sudah dekat.

''Kalau absen latihan, alasannya cedera. Tapi kan saya juga mendapatkan laporan dari dokter,'' ujar Iurie.

Dia lantas menyebutkan bahwa tak jarang laporan dari dokter berseberangan dengan pengakuan Jairon. ''Itu kan namanya menujukkan perilaku yang kurang profesional,'' jelas mantan pelatih Persik kediri pada putaran pertama Djarum Indonesia Super League (DISL) tersebut.

Karena itu, Iurie tampak mulai gerah dengan perilaku Jairon tersebut. Bahkan, Iurie berharap agar pemain berkepala plontos itu mendapatkan sanksi yang mendidik.

''Saya sudah empat kali mengingatkan Jairon. Saya harap manajemen memberi dia sanksi,'' ujar pria yang turut mengantar Persik Kediri menjadi kampiun Liga Jatim 2008 itu.

Lantas, pelajaran apa yang pantas diterima oleh seorang Jairon? Iurie mengatakan bahwa sanksi tersebut idealnya bukan sanksi yang mematikan karir Jairon. Tapi, sanksi yang memberikan pelajaran sehingga Jairon kembali bersikap profesional.

''Kalau memang memungkinkan, saya harap agar manajemen menurunkan nilai gaji dia,'' ujar Iurie.

Sebagai pelatih, Iurie menegaskan bahwa dirinya sangat menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme. Untuk itu, dia menyatakan kurang suka dengan sikap Jairon tersebut. (JPO)
0 Responses to "Turunkan Gaji Jairon"

Posting Komentar

Profil Bintang

Bokay Eddi Foday "Si Kurus Beri Bukti"

Postur kurus kerempeng dan tinggi menjulang yang dimiliki Bokay Eddie Foday kurang ideal untuk ukuran pesepak bola profesional. Kala pertama kali menukangi Persiwa di awal musim, Suharno sempat meragukan kemampuan striker kelahiran Monrovia, Liberia, 28 Mei 1986 yang telah tiga musim membela panji The Highlander itu.

Pandangannya baru berubah saat menyaksikan Bokay beraksi di lapangan. "Dia memang striker bagus," puji Suharno. Selengkapnya


Aun Carbiny "Bek Subur"

Berada di posisi belakang bukan berarti punya peluang sedikit untuk mencetak gol. Itu telah dibuktikan oleh seorang Aun Carbiny. Stopper PSMS ini kembali jadi pahlawan kemenangan PSMS.

Pemain 24 tahun tersebut menjadi pencetak gol tunggal Ayam Kinantan saat mengalahkan VB Sport dalam lanjutan penyisihan AFC Cup Gru G.

Selain memuluskan langkah PSMS ke 16 besar, dengan gol itu pula, Selengkapnya

Berita Terbaru

blog-indonesia.com Football Blogs - BlogCatalog Blog Directory TopOfBlogs Add to Technorati Favorites KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia 100 Blog Indonesia Terbaik Blog Terbaik
IndoTopBlog, Kumpulan Blog dan Situs Indonesia