
Rencana penciutan pemain yang dilakukan manajemen mendapat dukungan pelatih Persikabo Suimin Diharja. Suimin menginsyaratkan lampu hijau pencoretan 5-6 pemain itu harus berkoordinasi. Sebab, pencoretan hanya menjadi petaka di sisa pertandingan Laskar Padjajaran.
Wacana pencoretan pemain itu diungkapkan Manager bidang Teknik Edison Hutahaean saat bertemu skuad Persikabo di mess Pusdai Cibinong, Senin lalu. Namun, rencana itu belum diumumkan secara resmi oleh manajemen karena masih berkompromi dengan pelatih.
“Abang sih tidak masalah jika manajemen ingin mencoret beberapa pemain, tapi harus berkoordinasi dengan kita (pelatih, red). Sebab, yang tahu kualitas dan kontribusi adalah pelatih. Jadi, jangan sembarangan mencoret pemain,” ujar Suimin di Stadion Persikabo Cibinong, kemarin.
Suimin juga mengingatkan agar pencoretan itu lebih obyektif dan tak berdasarkan sentimen tertentu. Menurut dia, jika pencoretan dilakukan tanpa pertimbangan, ini akan mengancam stabilitas tim saat menghadapi sisa lima pertandingan Divisi Utama dan satu laga Copa Indonesia.
Bagaimana dengan Mulyani Hadi yang dibekap cidera parah sejak Oktober lalu? Soal ini, Suimin tak setuju. Suimin menegaskan bahwa winger handal Persikabo itu harus tetap dipertahankan karena sedang dalam perawatan. Jika dicoret, dia khawatir akan terjadi masalah yang lebih pelik.
“Cidera Mulyani bukan karena kesalahannya, tapi saat membela Persikabo. Dalam perawatannya masih menjadi tanggung jawab Persikabo, jadi tak boleh dicoret hingga kontraknya selesai. Kalau ini dilakukan, nantinya ada preseden buruk, 'setelah cidera, habis manis sepah dibuang,” beber Suimin. (RB)
Posting Komentar