PSMS Medan Sriwijaya FC PSM Makasar Persiwa Wamena Pelita Jaya Persipura Persita Persijap PKT Bontang Persela Persib Persik PSIS Deltras Persiba Persija Persitara Arema PSSB Persiraja Persisam Gresik United Persih PSAP PSIR PSPS Persikab Persigo PSP Persikad Persiba Bantul PSS Persekabpas Persibom Persikota Semen Padang Mitra Kukar Persibo Persikabo PSIM Persis Perseman Persiku Persema Persebaya
Persebaya

Jumat, Maret 20, 2009

(0) Comments

Bubar Sementara

INDOFOOTBALL

Usai menang 3-1 lawan Johor FC di babak penyisihan grup F AFC Cup Selasa (17/3) lalu, skuad PSMS Medan membubarkan diri. Sebagian pemain asal Medan pulang kampung, yang lainnya pun, pulang ke daerahnya masing-masing. Parahnya, keputusan membubarkan skuad tersebut, berdekatan dengan jadwal tanding PSMS berikutnya di ajang Indonesia Super League (ISL).

Memang jadwal ISL kembali molor. Kampanye damai sejumlah calon legislatif menjadi penyebab utama mundurnya sejumlah jadwal pertandingan ISL.

Padahal rencananya, PSMS akan kembali merumput pada 22 Maret mendatang melawan Deltras Sidoarjo, selanjutnya disusul tiga hari kemudian melawan Arema Malang. Sesuai dengan instruksi dari Badan Liga Indonesia (BLI), kedua partandingan itu akan berlangsung di Stadion Jakabaring Palembang.

Jika waktu antara libur dan jadwal pertandingan yang harus dilakoni begitu mepet, lantas kenapa tim ini dibubarkan?

Selidik punya selidik, ternyata ada sedikit kekeliruan yang telah terjadi. Pasalnya, pihak manajemen terlanjur membeli tiket untuk pulang ke daerah masing-masing. Sebab, sebelumnya pihak manajemen begitu yakin jika jadwal pertandingan ISL akan kembali molor.

Sialnya, setelah semua itu (membeli tiket, Red) dilakukan, BLI lantas menyurati manajemen lewat fax yang isinya kurang lebih menjelaskan bahwa jadwal pertandingan PSMS tetap dilaksanakan di Stadion Jakabaring, bukan di Stadion Siliwangi Bandung.

Nah, untuk mengantisipasi agar segala sesuatunya tidak menjadi lebih buruk, Liestiadi pelatih kepala PSMS mengingatkan kepada seluruh pemain PSMS untuk mampu bersikap selayaknya seorang profesional sejati. “Jika mereka memang pemain profesional, maka mereka harus siap jika tim membutuhkan. Artinya, meskipun diberi kesempatan libur hanya beberapa hari, seluruh pemain harus mampu menjaga kebugarannya,” kata Liestiadi.

Sayangnya, Liestiadi sepertinya lupa jika selama ini para pemain PSMS kerap bertindak sebagaimana layaknya pesepakbola amatir, yang tak mampu berbuat disiplin.

Rencananya, tim Ayam Kinantan akan bertolak ke Palembang pada 20 Maret. Hal itu terpaksa dilakukan mengingat posisi PSMS yang kini berada di dasar klasemen sementara ISL. “Spirit pemain harus tetap dikobarkan agar PSMS tidak terdegradasi,” bilang Liestiadi. (SP)

0 Responses to "Bubar Sementara"

Posting Komentar

Profil Bintang

Bokay Eddi Foday "Si Kurus Beri Bukti"

Postur kurus kerempeng dan tinggi menjulang yang dimiliki Bokay Eddie Foday kurang ideal untuk ukuran pesepak bola profesional. Kala pertama kali menukangi Persiwa di awal musim, Suharno sempat meragukan kemampuan striker kelahiran Monrovia, Liberia, 28 Mei 1986 yang telah tiga musim membela panji The Highlander itu.

Pandangannya baru berubah saat menyaksikan Bokay beraksi di lapangan. "Dia memang striker bagus," puji Suharno. Selengkapnya


Aun Carbiny "Bek Subur"

Berada di posisi belakang bukan berarti punya peluang sedikit untuk mencetak gol. Itu telah dibuktikan oleh seorang Aun Carbiny. Stopper PSMS ini kembali jadi pahlawan kemenangan PSMS.

Pemain 24 tahun tersebut menjadi pencetak gol tunggal Ayam Kinantan saat mengalahkan VB Sport dalam lanjutan penyisihan AFC Cup Gru G.

Selain memuluskan langkah PSMS ke 16 besar, dengan gol itu pula, Selengkapnya

Berita Terbaru

blog-indonesia.com Football Blogs - BlogCatalog Blog Directory TopOfBlogs Add to Technorati Favorites KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia 100 Blog Indonesia Terbaik Blog Terbaik
IndoTopBlog, Kumpulan Blog dan Situs Indonesia