Tampilkan postingan dengan label Liga Super. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liga Super. Tampilkan semua postingan
Sabtu, April 11, 2009
Kesempatan dalam Kesempitan
INDOFOOTBALL
Persita Tangerang termasuk tim yang paling antusias menyambut sistem sentralisasi Liga Super, 17 April – 5 Mei 2009.Apalagi, mereka sudah terbiasa tampil nomaden, dan kali ini tidak lagi dibebani sewa stadion. Persita akan melakoni empat laga sentralisasi dan semuanya berstatus home (lihat statistik jadwal). Dengan demikian, Pendekar Cisadane berhak mendapat kompensasi Rp75 juta per laga. “Pengeluaran kami bisa sedikit ditekan dengan sistem sentralisasi ini.
Sebab, sebelumnya kami harus mengeluarkan dana besar untuk menyewa Stadion Siliwangi serta ongkos transportasi Tangerang-Bandung. Menekan anggaran termasuk satu keuntungan buat kami,” kata Manajer Persita Andi Mulyadi. Namun, Persita sebenarnya tidak sepenuhnya diuntungkan jadwal. Pasalnya, mereka harus melakoni empat laga secara berpindah- pindah di tiga lokasi. Pertama melawan Persijap Jepara, Jumat (17/4) di Stadion Brawijaya, Kediri, kemudian menuju ke Stadion Surajaya, Lamongan, menghadapi Persib Bandung.
Setelah dua laga tersebut, Persita istirahat 10 hari, sebelum melakoni dua laga di Stadion Kanjuruhan, Malang, melawan Persipura Jayapura, Kamis (30/4), dan Persiwa Wamena, Minggu (3/5). (SND)
Sabtu, April 11, 2009
The Lobster Merana
INDOFOOTBALL
Jika tiga tim Jawa Timur (Jatim) Arema Malang, Persik Kediri, dan Persela Lamongan bisa bersorak karena semua laga tunda digelar di kandang sendiri, tidak dengan Deltras Sidoarjo.Tim berjuluk The Lobster itu menjadi satusatunya tim dari Jatim yang paling merana. Bayangkan saja, setelah tidak terpilih menjadi tuan rumah sentralisasi karena diserobot Persela, kini Deltras harus tertimpa bencana karena kehilangan dua laga kandang, yaitu menjamu Persik dan Arema. Apesnya lagi, dua laga itu digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, dan Stadion Brawijaya, Kediri.
”Dari awal sebenarnya kami sudah minta untuk digelar di Lamongan, tapi mau apa lagi kalau sudah keputusan BLI,” ujar Awan Juliarto, Manajer Deltras. Pada putaran pertama lalu, Deltras dihajar Persik 0-5 dan ditekuk Arema 0-1 di kandang mereka. (SND)
Sabtu, April 11, 2009
Jadwal Penerbangan Berubah, Pemain SFC Golput
INDOFOOTBALL
Sebagian besar pemain Sriwijaya FC harus menunda keinginannya untuk ikut menentukan pilihan pada pemilihan umum legislatif tahun ini. Pasalnya, saat pencontrengan berlangsung, Laskar Wong Kito masih berada di Jepang.Sebanyak 18 pemain SFC saat ini masih berada di Jepang. Mereka bertarung melawan Gamba Osaka, di Stadion Expo, Jepang, Rabu 8 April 2009. Pertandingan itu merupakan lanjutan babak penyisihan Grup F Liga Champions Asia (LCA).
"Awalnya kami berniat untuk memilih di KBRI di Osaka, Jepang. Tapi, karena jadwal penerbangan berubah, kami terpaksa membatalkannya," ujar Rahmad Darmawan, pelatih SFC lewat pesan singkatnya ke VIVAnews, Kamis 9 April 2009.
Sore tadi, SFC sudah bertolak dari Osaka, Jepang. Pasalnya, tim asal Palembang, Sumatera Selatan itu kembali harus tampil di kompetisi nasional. Jadwal terdekat SFC adalah duel Copa Indonesia 2009 kontra Persib Bandung.
Kepulangan SFC dari Jepang diiringi duka yang mendalam. Pasalnya, selain harus menanggung malu akibat digunduli Gamba 0-5, SFC juga harus mengubur impiannya untuk tampil di babak selanjutnya LCA 2009.
Saat ini, SFC masih berada di posisi paling buncit klasemen sementara Grup F dengan nilai nol dari tiga kali laga. Sebaliknya, Gamba Osaka berada di posisi puncak dengan nilai 9 dari tiga pertandingan. (VN)
Sabtu, April 11, 2009
PSIS Merasa Dirugikan Jadwal Pertandingan
INDOFOOTBALL
PSIS Semarang merasa dirugikan dengan keluarnya jadwal pertandingan sentralisasi Liga Super putaran kedua mulai 17 April 2009 mengingat ada dua pertandingan yang seharusnya tim ini menjadi tuan rumah ternyata justru dimainkan di kandang lawan."Saya belum menerima jadwal resmi dari Badan Liga Indonesia (BLI) tetapi kalau jadwal melawan Arema digelar di Malang kemudian melawan Persela di Lamongan, tentunya sangat merugikan kami. Kita akan protes resmi ke BLI jika jadwalnya seperti itu," kata Manajer Teknik PSIS, Setyo Agung Nugroho di Semarang, Jumat.
Menurut dia, pada putaran pertama Liga Super, tim asuhan pelatih Bambang Nurdiansyah sudah memainkan pertandingan tandang ke Malang dan Lamongan. "Masak dalam satu musim kompetisi, kita main tandang dua kali," katanya menegaskan.
BLI sudah mengeluarkan jadwal lengkap pertandingan Liga Super untuk 17 April hingga 5 Mei mendatang.
Pada Senin (20/4), PSIS akan memainkan pertandingan melawan Arema di Stadion Kanjuruhan Malang, kemudian Selasa (28/4) bertanding melawan Persela di Stadion Surajaya Lamongan, padahal pada putaran pertama tim Mahesa Jenar sudah main di kedua stadion tersebut melawan tim yang sama.
"Seharusnya kalau saat melawan Arema Malang bisa dimainkan di Surajaya Malang kemudian melawan Persela Lamongan bisa dimainkan di Stadion Brawijaya Kediri," kata Setyo Agung Nugroho yang sukses mengantarkan PSIS juara Liga Remaja Piala Suratin 2004.
Jadwal pertandingan lainnya untuk pertandingan perdana ada Jumat (17/4) itu, BLI akhirnya menetapkan tiga pertandingan yakni Persita vs Persijap di Stadion Brawijaya Kediri, Persija vs PSMS di Stadion Kanjuruhan Malang dan Persib vs Sriwijaya FC di Stadion Surajaya Lamongan.
Selanjutnya Sabtu (18/4) terdiri atas dua pertandingan yakni PKT vs Persik di Stadion Brawijaya Kediri, Pelita Jaya vs Persela di Stadion Surajaya Lamongan.
Pada Minggu (19/4), Persiba bertemu Arema di Stadion Kanjuruhan Malang. Pada Senin (20/4), ada dua pertandingan PSIS menghadapi Arema di Stadion Kanjuruhan Malang dan Persita bertemu Persib di Surajaya Lamongan.
Soal empat pertandingan yang harus dijalani PSIS dalam dua pekan, dia mengatakan, tidak masalah karena waktunya cukup longgar dan tidak terlalu membuat pemain lelah.
"Kita akan tunggu surat resmi dari BLI soal jadwal pertandingan sentralisasi itu. Kalau memang seperti itu, tentunya kita akan melakukan protes resmi ke BLI," kata Manajer Operasional PSIS, Ari Wibowo.
Ia menambahkan, sebenarnya adanya pertandingan sentralisasi ini sudah sangat merugikan PSIS karena jika empat pertandingan itu bisa dimainkan di Stadion Jatidiri Semarang tentunya timnya akan banyak mendapat keuntungan dari dukungan penonton sehingga peluang untuk mendapatkan 12 nilai terbuka lebar.
BLI akhirnya menetapkan tiga stadion yang menjadi tempat pertandingan sentralisasi untuk lanjutan Djarum Indonesia Super League (ISL) yang akan bergulir 17 April hingga 5 Mei, menyusul tertundanya sejumlah pertandingan karena kampanye Pemilu 2009.
Badan Liga Indonesia (BLI) dalam siaran persnya, Jumat, menyebutkan, tiga stadion itu adalah Stadion Brawijaya Kediri, Stadion Kanjuruhan Malang, dan Stadion Surajaya Lamongan. (ANT)
Sabtu, April 11, 2009
BLI Tetapkan Tiga Stadion Sentralisasi LSI
INDOFOOTBALL
Badan Liga Indonesia (BLI) akhirnya menetapkan tiga stadion yang menjadi tempat pertandingan sentralisasi untuk lanjutan Djarum Indonesia Super League (ISL) yang akan mulai bergulir pada 17 April hingga 5 Mei, menyusul tertundanya sejumlah pertandingan karena kegiatan kampanye Pemilu 2009.Badan Liga Indonesia (BLI) dalam siaran persnya, Jumat menyebutkan, tiga stadion itu adalah Stadion Brawijaya Kediri, Stadion Kanjuruhan Malang, dan Stadion Surajaya Lamongan.
BLI sendiri sudah mengeluarkan jadwal lengkap pertandingan Djarum ISL untuk 17 April hingga 5 Mei mendatang.
Pertandingan juga akan disesuaikan terkait penayangan langsung untuk siaran televisi.
Untuk pertandingan perdana pada Jumat (17/4) itu, BLI akhirnya menetapkan tiga pertandingan yakni Persita vs Persijap di Stadion Brawijaya Kediri, Persija vs PSMS di Stadion Kanjuruhan Malang dan Persib vs Sriwijaya FC di Stadion Surajaya Lamongan.
Selanjutnya pada Sabtu (18/4) terdiri atas dua pertandingan yakni PKT vs Persik di Stadion Brawijaya Kediri, Pelita Jaya vs Persela di Stadion Surajaya Lamongan.
Sedang pada Minggu (19/4), Persiba bertemu Arema di Stadion Kanjuruhan Malang. Pada Senin (20/4), ada dua pertandingan yakni PSIS menghadapi Arema di Stadion Kanjuruhan Malang dan Persita bertemu Persib di Surajaya Lamongan. (ANT)
Sabtu, April 11, 2009
Minus Pemain Utama, PSM Seri
INDOFOOTBALL
PSM mengawali rangkaian partai uji coba sebelum ke Jatim dengan hasil kurang mengesankan. Mereka ditahan seri tim Bank Sulsel 1-1 di Lapangan Karebosi, Makassar, Jumat (10/4) sore.Pada pertandingan pemanasan ini, PSM minus pemain bintang. Pelatih Hanafing tidak menurunkan beberapa pilarnya, seperti Julio Lopez, Pronetto, dan Syamsidar. Ada juga yang baru dimainkan di babak kedua.
Hanafing memang lebih banyak memainkan lapis kedua di babak pertama. Di posisi kiper misalnya, M Rahman menggantikan peran Samsidar. Cadangan lain yang dimainkan adalah Reza, Yus Arfandi, Marwansyah, dan Sigit Syahrial.
PSM lebih dulu unggul lewat Reza, ketika pertandingan baru berjalan lima menit. Tapi, PSM tidak mampu mencetak gol tambahan. Skor 1-0 bertahan di babak pertama.
Di babak kedua, Hanafing memasukkan beberapa pilar. Hasilnya, permainan PSM menjadi lebih baik. Namun, tidak ada gol tambahan.
Gawang mereka yang justru kebobolan di menit ke-67. Gol balasan Bank Sulsel tercipta melalui tendangan bebas dari dalam kotak penalti karena pelanggaran yang dilakukan kiper Rahman.
Selain itu, wasit Rusdi juga memberikan kartu kuning kepada kiper cadangan PSM ini. Keputusan wasit ini sempat diprotes pemain-pemain PSM. Namun, Hanafing segera menenangkan pemainnya.
PSM sebenarnya berpeluang unggul setelah mendapat hadiah penalti di menit terakhir. Namun, eksekusi Syamsul tidak membuahkan gol.
Tidak Standar
Usai pertandingan, Hanafing kepada wartawan mengemukakan, penampilan pemainnya jauh dari standar permainan level Liga Super Indonesia (LSI).
"Penampilan pemain sore ini jelas tidak bagus dan jauh dari standar LSI," katanya.
Mengacu pada uji coba ini, Hanafing berjanji akan melakukan pembenahan secepatnya sebelum berangkat ke Jatim, 21 April.
Pada pertandingan sentralisasi yang akan dimainkan di tiga stadion, yakni Surajaya (Lamongan), Brawijaya (Kediri), dan Kanjuruhan (Malang), PSM akan menghadapi Persela Lamongan, Persija Jakarta, Persik Kediri, dan Arema Malang.
Rencananya, PSM akan melakukan uji coba lagi, Sabtu (11/4) hari ini, di Stadion A Mattalatta. Kali ini, Hanafing akan lebih banyak menurunkan pemai pilar menghadapi Persatuan Sepakbola Angkatan Darat (PS AD). (TT)
Kamis, April 09, 2009
Persita Obral Janji Lunasi Gaji
INDOFOOTBALL
Manajemen Persita Tangerang berjanji melunasi gaji pemainnya sebelum laga sentralisasi Liga Super Indonesia (LSI) mulai 17 April 2009 di Jawa Timur. Skuad Pendekar Cisadane sudah empat bulan belum mengantongi haknya.Pelatih Persita Zainal Abidin menegaskan, bukan hanya gaji pemainnya yang belum dilunasi, juga bonus kemenangan 2-1 lawan Sriwijaya FC serta 1-0 melawan PSMS Medan. Namun, skuad Persita masih sabar selama kebutuhan sehari-hari di mes masih terpenuhi.
"Awalnya manajemen berjanji akan membayar gaji dan bonus pada awal Mei, kemudian mundur menjadi akhir Mei, sekarang janji itu berubah menjai tanggal 10 April. Mudah-mudahan kali ini tidak meleset lagi," kata Zainal Abidin, Rabu (8/4/2009).
Persita sebenarnya masih mendapat jatah dana APBD Kota Tangerang. Pada tahun 2008 sebesar Rp8 miliar dan APBD 2009 Rp10 miliar. Persita sendiri hanya membeli pemain-pemain yang harganya relatif murah. Skuad Persita sendiri tetap digenjot latihan. Cucu Hidayat dkk baru mendapat libur selama tiga hari saat memungutan suara pemilu.
Pendekar Cisadane akan melakoni empat pertandingan sentralisasi di Jatim. Masing-masing melawan Persijap Jepara, Persib Bandung, Persipura Jayapura, serta Persiwa Wamena.
"Kami tidak terpengaruh sistem sentralisasi. Kalau pun tidak ada sentralisasi, toh kami tetap tidak bisa main di Stadion Benteng, Tangerang yang tidak memenuhi syarat BLI," kata Zainal Abidin.
Persita saat ini masih berjuang untuk lolos dari zona degradasi. Apalagi mereka bertengger di posisi 15 klasemen dengan 21 poin dari 24 kali bertanding. Mereka sebenarnya bisa konsentrasi penuh di kompetisi reguler karena sudah tersisih dari ajang Piala Indonesia sejak babak 48 besar. (OZ)
Kamis, April 09, 2009
Dua Kelemahan Ayam Kinantan
INDOFOOTBALL
Kemenangan PSMS Medan atas VB Sports Club, Maladewa, belum membuat Pelatih Rudy Keltjes puas.Rudy mengaku masih kecewa dengan penampilan Esteban Guilien dkk. Mantan Pelatih Persebaya Surabaya itu mengungkapkan, ada dua kelemahan mendasar yang dipertontonkan skuad Ayam Kinantan. Pertama adalah masalah umpan crossing dan shootingke gawang yang belum terarah.
’’Kami pastinya sama-sama melihat kekurangan beberapa pemain saat melakukan umpan crossing dan shooting. Beberapa enggak tepat sasaran dan melenceng, terutama saat umpan itu dilakukan sambil berlari,” ujar Keltjes. Demi mengurangi error mendasar tersebut, bekas Pelatih Persijap Jepara itu akan melakukan serangkaian latihan individu.
Beberapa pemain, terutama gelandang dan sayap, akan mendapat porsi khusus untuk memperbaikinya. ’’Sebenarnya latihan skill individu pemain sudah dilakukan setiap latihan, tetapi belum maksimal. Di Medan nanti, kami akan lanjutkan memberikan suplemen latihan ekstra kepada seluruh pemain,” tambahnya. (SND)
Kamis, April 09, 2009
Duo Jateng Memilih
INDOFOOTBALL
Sentralisasi pelaksanaan laga Liga Super 2008/2009 sudah ditetapkan. Duo klub Jawa Tengah (Jateng) pun mulai berharap mendapat arena laga sesuai asa mereka.’’Untuk yang Liga Super, kami akan mengikuti saja apa yang sudah menjadi keputusan BLI,” kata Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persijap Jepara Sutedjo. Sesuai jadwal, ada dua partai kandang dan dua laga tandang yang harus dilakoni Laskar Kalinyamat di Jawa Timur (Jatim).
Kenyataan ini membuat manajemen Laskar Kalinyamat berharap dapat memilih arena. Mereka ingin Evaldo Silva de Asiss dkk dapat berlaga di Stadion Kanjuruhan, markas Arema Malang. Menurut Sekretaris Persijap Nur Jamil, hubungan baik yang terjalin antara Persijap dan kubu Singo Edan, julukan Arema, menjadi alasan utamanya.
Sementara itu, PSIS Semarang memiliki asa berbeda. Manajemen Mahesa Jenar tak ingin bermain di Lamongan. Maklum, Stadion Surajaya merupakan markas Persela Lamongan yang seharusnya menjadi tamu Jules Onambele dkk. ”Kami mau ditempatkan di mana pun tidak masalah.
Asalkan, tidak di Lamongan. Karena status kami nantinya tuan rumah, masa mau dimainkan di Lamongan? Kanenggak lucu,” ujar Manajer Teknik PSIS Setyo Agung Nugroho. (SND)
Kamis, April 09, 2009
Persija Semakin Tertekan
INDOFOOTBALL
Target juara yang dipikul Persija Jakarta kian terasa berat. Selain terpaut 16 angka di bawah Persipura, juga harus menjalani enam laga sentralisasi di Jawa Timur.Pelatih Persija Danurwindo pun mulai mengeluh.Bahkan,mantan Pelatih PKT Bontang ini menganggap timnya tertekan karena menjadi tamu di sebagian besar laga putaran kedua. “Peluang kami memenangkan pertandingan di Jatim jelas lebih kecil dibandingkan main di Jakarta. Secara nonteknis, kami jelas rugi dan tertekan,”kata Danur kemarin. Skuad Persija sebenarnya sudah berlatih sejak 23 April lalu.
Namun, Danur menganggap persiapan tersebut belum maksimal karena tidak dibarengi uji coba yang cukup. Persija hanya sekali beruji coba dengan klub amatir Villa 2000 yang dimenangi 3-0.Sementara uji coba lainnya dilarang karena masuk masa kampanye pemilu. Persija akan merumput enam kali dalam laga sentralisasi.
Dua dari enam laga tersebut berstatus kandang, yakni menghadapi PSM Makassar dan PSMS Medan. Sementara empat laga berstatus tandang menghadapi Persik Kediri, Arema Malang, PSIS Semarang, dan Pelita Jaya. Soal target,Danur yakin timnya mampu memenangkan empat pertandingan serta dua kali imbang sehingga bisa mengumpulkan 14 poin di laga sentralisasi.
“Kami tentu berusaha memenangkan semua pertandingan agar bisa menyalip Persipura. Tapi,itu sangat sulit dan lebih realistis kalau target kami cukup 14 poin. Yangpenting bukan target, tapi usaha kami untuk meraihnya,”kata Danur. Skuad Persija sudah komplet dan siap tempur.Striker asing Fabio Lopes juga sudah pulih dari cedera dan siap menunjuk kan ketajamannya kala berduet dengan Bambang Pamungkas.
Pada uji coba versus saat Villa 2000, striker berkepala plontos ini mencetak satu gol.“Secara teknis, tim kami sangat siap bertanding. Sekarang kami sudah fokus ke Jatim,”kata Asisten Manajer Persija Ferry Indrasyarief. Ferry juga menyadari peluang timnya memenangkan pertandingan di laga sentralisasi semakin berat.
Namun, mantan Ketua Jakmania– organisasi suporter Persija– ini yakin semua pemainnya tertantang untuk tampil maksimal. “Sebenarnya kami juga punya peluang juara di Piala Indonesia. Tapi, target utama tetap Liga Super,” pungkasnya. (SND)
Kamis, April 09, 2009
Bakal Minus Rp4 Miliar
INDOFOOTBALL
Agenda sentralisasi yang digelar Jumat (17/4) sampai Rabu (6/5) dinilai mencekik klub. Mereka wajib menyediakan dana ekstra minimal 100% dari total biaya menurut tata waktu tertentu.Klub masih mengeluh meski venue sentralisasi sudah diputuskan di Stadion Kanjuruhan (Malang), Stadion Brawijaya (Kediri), serta Stadion Surajaya (Lamongan). Bukan hanya terancam minus dukungan suporter, dapur mereka terancam berhenti mengepul.
Biaya klub membengkak, tapi tidak diikuti ketersediaan finansial. Direktur Utama PT Persija Jaya Benny Erwin mengungkapkan klubnya saat ini butuh dana minimal Rp4 miliar. ”Rencana tersebut bisa saja berubah, kan finalisasi keputusan baru Jumat (10/4).Kami juga belum mendapat konfirmasi resmi dari BLI.
Status semua pertandingan away. Otomatis kami harus menyediakan tambahan biaya 100%, belum lagi beban lainnya.Kondisi klub terjepit karena bulan ini kami harus cari dana lebih dari Rp4 miliar.Dana itu untuk sentralisasi dan internal pemain,”ujarnya kemarin. Benny menambahkan, pertandingan tandang Persija diperkirakan menghabiskan dana Rp100 juta per empat hari.
Macan Kemayoranminimal butuh dana Rp500 juta asumsinya durasi sentralisasi 20 hari.’’Kami belum memutuskan sesuatu terkait sentralisasi. Kalau pulang, harus bayar tiket pesawat. Bila menetap, harus bayar hotel dan lainnya.Kami benar-benar pusing, apalagi tanggungan gaji pemain mencapai Rp3,5 miliar,” ungkapnya.
Macan Kemayoran sendiri terpaksa menunggak gaji pemainnya selama tiga bulan. Dana APBD 2009 sebesar Rp21 miliar yang dijanjikan pemerintah tidak kunjung cair.Belum lagi klub tanpa garansi angka karena status home sama saja away. Persija berada di urutan 4 klasemen dengan nilai 42 dari 21 pertandingan.Mereka terpaut 16 angka dari pimpinan klasemen Persipura Jayapura, meski sudah bermain 26 kali.
”Kami tidak sanggup memikul beban ini. Kalau saya pemilik Persija, saya memilih mundur. Klub tidak ada dana. Gaji pemain belum beres.Persija ada jaminan hometiga kali,artinya ada pemasukan dari tiket.Tapi,rencana itu berubah.Belum lagi jaminan angka tidak ada, artinya peluang juara mengecil,” ujarnya,mengeluh.
Beban serupa juga dirasakan Persitara Jakarta Utara. Klub berjuluk Laskar Si Ptung itu harus mencari dana ekstra Rp150 juta sampai Rp200 juta untuk mengikuti sentralisasi. Belum lagi mereka harus membayar tunggakan gaji pemain dua bulan. ”Biaya klub naik 100% kalau dibanding bertahan di Jakarta.Kalau di sini maksimal habis Rp75 juta karena tidak ke mana-mana.
Kami hanya bayar katering. Kalau sentralisasi, kami harus cari penginapan sendiri,” kata Ketua Harian Persitara Hari Ruswanto. Namun, Laskar Si Ptung punya cara tersendiri untuk memangkas biaya. Hari mengaku, Persitara akan menyewa dua rumah di Sidoarjo atau menginap di mes AL Surabaya.
”Kami masih mempertimbangkan. Kalau menetap di Sidoarjo, aksesnya mudah kalau mau ke mana-mana. Kami cari dua rumah dengan lima kamar. Cara itu cukup efektif untuk menekan biaya. Kalau tempat latihan,sedang dicarikan lapangan di beberapa desa,” tandasnya. (SND)
Kamis, April 09, 2009
Persela Lawan Pertama PSM
INDOFOOTBALL
Badan Liga Indonesia (BLI) sudah menyusun jadwal dan lokasi pertandingan sentralisasi Liga Super Indonesia (LSI) yang rencananya dimulai 17 April.Petinggi BLI menggodok jadwal dan lokasi sentralisasi itu di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Selasa (7/4). Tapi, BLI baru akan mengumumkan jadwalnya secara resmi, 10 April mendatang.
Tapi, untuk lokasi sentralisasi, BLI memastikan dilaksanakan di Jatim. BLI menunjuk tiga kota, yakni Malang (Stadion Kanjuruhan), Kediri (Stadion Brawijaya), dan Lamongan (Stadion Surajaya). Lamongan menggantikan Sidoarjo yang sebelumnya masuk nominasi.
Mengenai jadwal, meski belum diumumkan, PSM sudah mendapat sedikit bocoran mengenai jadwal pertandingan Syamsul Haeruddin dkk. Pada sentralisasi ini, PSM akan memainkan empat partai tunda.
Pelatih PSM, Hanafing, usai memimpin latihan timnya di Lapangan Karebosi, Makassar, Rabu (8/4) pagi, mengatakan, menurut informasi yang ia peroleh, lawan pertama PSM adalah Persela Lamongan, 23 April. Mantan pemain Niac Mitra ini menyebutkan, mendapat bocoran itu dari sesama pelatih.
"Kami mendapat informasi yang sifatnya belum resmi, bahwa laga pertama PSM melawan Persela Lamongan tanggal 23 April," katanya.
Jadwal berikutnya, sesuai bocoran itu, PSM menantang Persija Jakarta, 27 April. Pertandingan ini sifatnya tandang.
Sedangkan partai tunda lainnya yang mestinya menjadi laga home adalah melawan Arema Malang yang akan dimainkan pada 30 April. Sedangkan satu laga lainnya, 3 Mei, menghadapi Persik Kediri.
Menurut Hanafing, penunjukan Jatim sebagai lokasi sentralisasi menguntungkan PSM. Sebab, PSM bisa lebih hemat biaya operasional.
Bandingkan jika harus bertanding di Jakarta. Untuk mendapatkan tempat latihan saja, PSM minimal harus mengeluarkan dana Rp 1 juta. Jika di Jatim, masih bisa mendapatkan lapangan bagus dengan uang Rp 150 ribu. (TT)
Kamis, April 09, 2009
Bersiap Berburu Pemain
INDOFOOTBALL
Indonesia Super League (ISL) edisi I akan berakhir Sabtu, 13 Juni mendatang. Namun, Sriwijaya FC sudah ancang-ancang berburu pemain baru. Sebab, kick off DISL edisi II justru dimulai pekan ke-3 Agustus 2009 ini juga.Artinya, hanya menyisahkan 4 bulan saja. Praktis, tim berjuluk Laskar Wong Kito dalam status ready untuk berburu pemain. Sejumlah bintang mulai masuk daftar belanja pemain Sriwijaya rentang 4 bulan ke depan.
Termasuk bintang-bintang asing dari timnas negara-negara Asia. Salah satunya Teerathep Winothai. Menurut Dirut PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), DISL edisi II, Sriwijaya akan "patuh" dengan format 3 + 2 terkait pemain asing.
Format tersebut maksudnya tetap lima pemain asing. Tapi, dua di antaranya harus berasal dari timnas negara-negara di Asia. "Masuk dalam buruan kami adalah Teerathep (Winothai). Kami banyak berdiskusi dengan Pak Rahmad Darmawan (pelatih Sriwijaya, red)," ungkap Dodi.
Sejak Suzuki AFF Cup Desember 2008, Rahmad sempat melontarkan kekagumannya dengan mantan striker Manchester City (raksasa Liga Inggris). Menurut pelatih 42 tahun, striker kelahiran Bangkok, 6 Juni 1988 punya skill diatas rata-rata.
"Saya sudah katakan, akan memberi keleluasan pada Pak Rahmad soal perekrutan pemain. Apapun hasil yang diraih musim ini, kami tetap apresiasi kepadanya," pungkas putra sulung Gubernur Sumsel Alex Noerdin.
Teerathep Winothai, saat ini bermain di Liga Belgia bersama klub K Lierse. Selain Teerathep, ada satu lagi yang sempat dilontarkannya. Yaitu Teerasil Dangda, yang kini bermain di Muang Thong United, klub papan tengah Liga Thailand. (SE)
Data diri
Nama : Teerathep Winothai
Lahir : Bangkok, 16 Pebruari 1985
Postur : 172 cm/ 57 kg
Posisi : striker
Karir klub :
2006-2008 : BEC Tero Sasana
2009 : K Lierse SK
Kamis, April 09, 2009
Badan Liga Indonesia (BLI) telah menetapkan rancangan Jadwal pertandingan Djarum ISL untuk 17 April hingga 5 Mei mendatang. Total ada 36 pertandingan yang akan digelar secara sentralisasi pada rentang waktu tersebut. Namun, tempat pertandingannya masih belum ditetapkan oleh BLI.Dalam jadwal yang dirilis BLI, Selasa (7/4) malam lalu, Persib dan Persija menjadi tim yang paling banyak memainkan pertandingan selama sentralisasi. Maung Bandung dan Macan Kemayoran akan bermain sebanyak enam kali. Sebaliknya untuk dua tim Papua, Persipura dan Persiwa hanya dua kali bermain.
Hari pertama sentralisasi menjadi hari yang paling padat dengan menggelar enam pertandingan sekaligus, yakni Arema vs Persiba, Pelita vs Persela, Persib vs Sriwijaya, Persija vs PSMS, Persijap vs Persita, dan Persik vs PKT.
“ Tempat pertandingan akan ditetapkan pada tanggal 10 April. Sementara untuk keperluan siaran langsung televisi, waktu pertandingan akan disesuaikan seperlunya,” kata Djoko Driyono, Direktur Kompetisi BLI di Surabaya. (PSSI)
Rancangan Jadwal Pertandingan Djarum ISL, 17 April – 5 Mei 2009
17 April 2009
Arema vs Persiba
Pelita Jaya vs Persela
Persib vs Sriwijaya FC
Persija vs PSMS
Persijap vs Persita
Persik vs PKT
20 April 2009
Arema vs PKT
Deltras vs Persela
Persib vs Persita
Persiba vs Persik
Persija vs PSIS
22 April 2009
Pelita Jaya vs Persitara
23 April 2009
Persela vs PSM
24 April 2009
Arema vs Persija
Persijap vs PSIS
25 April 2009
Persib vs Persitara
Persiba vs Sriwijaya FC
PKT vs PSMS
27 April 2009
Arema vs Deltras
Persela vs Persik
Persija vs PSM
28 April 2009
Persib vs PSIS
Persiba vs PSMS
Persitara vs Sriwijaya FC
29 April 2009
Persijap vs Persiwa
Persipura vs Persita
30 April 2009
Arema vs PSM
Deltras vs Persik
1 Mei 2009
Pelita Jaya vs Persija
Persib vs PSMS
PKT vs Sriwijaya FC
3 Mei 2009
Persela vs PSIS
Persijap vs Persipura
Persita vs Persiwa
4 Mei 2009
Persija vs Persik
5 Mei 2009
Persib vs Pelita Jaya
Selasa, April 07, 2009
Tunggu Izin 9 April
INDOFOOTBALL
Harapan Arema Malang segera mengantongi izin keamanan harus tertunda. Polres Malang baru akan mengeluarkan izin seusai Pemilu Legislatif, Kamis (9/4).Menurut Asisten Manajer Arema M Taufan, saat ini pihaknya baru sebatas mendapatkan rekomendasi. Sementara itu, izin resmi polres baru akan keluar setelah melihat kondisi seusai Pemilu Legislatif. ’’Kalau rekomendasi sudah dapat tapi izin resminya belum, kami harus lihat situasi dan kondisi pasca-Pemilu Legislatif, Kamis (9/4),” ujarnya.
Meski belum mendapatkan izin resmi, jika melihat selama pelaksanaan kampanye kawasan Malang dan sekitarnya aman, besar kemungkinan Arema tidak akan sulit mendapatkan izin keamanan.
’’Mudahmudahan memang tidak ada kendala, biar Malang bisa menjadi salah satu tuan rumah sentralisasi Liga Super,” ujar Taufan. Arema termasuk kandidat utama tuan rumah 39 laga sentralisasi yang rencananya digelar 16 April- 4 Mei mendatang. Selain Arema, juga ada Persib dan Persija. (SND)
Selasa, April 07, 2009
PSIS Dapat Jaminan
INDOFOOTBALL
PSIS Semarang dalam kondisi limbung. Namun, mereka justru antusias saat sejumlah laga lanjutan Liga Super 2008/2009 harus disentralisasi di satu wilayah.Ya, krisis finansial parah plus kabar tak sedap dalam internal manajemen PSIS memunculkan banyak spekulasi. Bahkan, ada yang menilai PSIS bisa gulung tikar sebelum kompetisi usai. Namun, semua sementara mentah karena ada garansi dari manajemen skuad Mahesa Jenar.
Mereka pun menjamin kalau Jules Basile Onambele dkk akan tetap menjalani laga tersisa. Termasuk tiga jadwal kandang PSIS (versus Persib Bandung, Persija Jakarta, dan laga ulang kontra Persijap) yang harus terkena dampak sentralisasi.
’’Kalau soal sentralisasi, saya berani menggaransi PSIS akan tetap ikut. Sebab, saat pertemuan di Surabaya beberapa waktu lalu Nurdin Halid (Ketum PSSI) menegaskan biaya ganti rugi akan dibayarkan di muka,” kata Manajer Operasional dan Pendanaan PSIS Ari Wibowo. (SND)
Selasa, April 07, 2009
Persib Siap Lepas Nyeck Nyobe
INDOFOOTBALL
Seandainya mentok di meja negosiasi, Persib Bandung siap melepas bek asal Kamerun, Nyeck Nyobe Georges Clement kendati kompetisi Liga Super dan Piala Indonesia belum selesai.Hal itu diungkapkan langsung Wakil Manajer, Umuh Moechtar yang mengaku agak jengah dengan permintaan dari pihak agen pemain yang menaungi bek berusia 25 tahun tersebut.
"Kenapa mesti ada kesepakatan baru? Kan sudah dijelaskan di kontrak (klausul kontrak)," ungkap Umuh kepada wartawan di Mes Persib, Rabu (7/4/2009).
Sekalipun pemilik Mutiara Hitam Agensi, Jules Denis Onana beberapa waktu lalu mengungkapkan hanya meminta addedum atau bukti legal soal perpanjangan kontrak Nyeck yang berakhir per 15 April nanti. Umuh tampaknya menyimpan rasa curiga dengan semua keinginan pihak Nyeck.
"Kalau misalnya tidak ada respon positif baik dari Nyeck langsung maupun pihak agen. Kami sudah siap melepas Nyeck," tegas Umuh.
Lebih lanjut Umuh mengungkapkan diluar Nyeck, seluruh pemain baik lokal maupun empat pemain asing lain, Hilton Moreira, Lorenzo Cabanas, Rafael Alves Bastos dan Christian Gonzales sudah siap meneruskan kontraknya hingga kompetisi selesai.
Sementara itu, manajemen Persib rencananya akan menyelesaikan persoalaan mandeknya gaji staf pelatih, pemain dan ofisial tim, Rabu besok. Hanya, dana yang digunakan untuk menyelesaikan persoalaan ini bukan berasal dari pos APBD namun dari kas pribadi Umuh yakni dalam bentuk pinjaman dengan total pinjaman Rp2 miliar.
Total pinjaman ini sangat mungkin bertambah seandainya hingga 15 April, dana dari pos APBD tak kunjung cair. Umuh mengungkapkan ia siap kembali menggelontorkan dana bantuan tambahan Rp1 miliar.
"Saya harapkan semua pemain tak lagi banyak memikirkan persoalaan diluar pertandingan," ucap Umuh. (OZ)
Senin, April 06, 2009
Kickoff Musim 2009/2010 Pekan Ketiga Agustus
INDOFOOTBALL
BLI mengungkapkan kickoff Liga Super 2009/ 2010 bakal dilakukan pada 19 Agustus. Sementara proses evaluasi terhadap lima aspek klub akan dilaksanakan Juli.Direktur Kompetisi BLI Joko Driyono mengatakan, Liga Super musim depan digelar paling lambat pekan ketiga Agustus.Asumsinya, kompetisi musim ini berakhir 13 Juni. Namun, roda pertandingan harus dikaji ulang karena hampir bersamaan dengan bulan puasa. ”Proyeksinya dua hari setelah 17-an LigaSuperdigulirkan.
Tapi,masalah muncul karena 29 Agustus sudah puasa. Belum lagi kemungkinan agenda timnas,”ujar Joko kemarin. Liga Super 2008/2009 memang belum berakhir.Peta rivalitas juara dan eliminasi terbuka karena mayoritas klub masih menyisakan sepuluh laga.
Namun,kepastian nasib kompetisi setelah Pemilu Legislatif mengambang berimbas belum pastinya garansi per-tandingan. Joko menambahkan, manajemen idealnya mulai menyiapkan persyaratan kompetisi musim depan. Sebab, penilaian lima aspek klub akan dilakukan tiga bulan lagi. ”Kompetisi akan digelar tepat waktu.
BLI sebelumnya akan meninjau ulang kondisi klub-klub Liga Super pada Juli, khususnya mereka yang baru promosi. Lima aspek yang disyaratkan akan dilihat, meski tahun ini lebih menitikberatkan pada standar kerja. Semua pelatih harus berlisensi A. Intinya semua harus tertib administrasi,” ujarnya.
Bukan hanya masalah personel dan administrasi terkait lisensi pelatih, BLI berencana meninjau ulang kelayakan infrastruktur, sporting, status badan hukum,serta finansial klub. Joko mengungkapkan, toleransi tidak akan diberikan bagi klub Liga Super dengan status nomaden. Mereka wajib menetapkan home ground untuk semusim.
”Stadion tidak harus dimiliki asalkan valid setahun. Kalau tidak terpenuhi, klub akan dicoret. Kami tidak ingin jadwal terganggu oleh venue,”tuturnya. Masih berlakunya sistem home ground membawa angin segar bagi klub seperti Persija Jakarta atau Persitara Jakarta Utara.Namun, Joko mengingatkan,Persija harus memberi garansi jadwal bentrok bisa dieksekusi tepat waktu di SUGBK.
”Persija dan Persitara kemarin bermasalah dengan home ground. Besok,pertandingan harus dilaksanakan sesuai jadwal.Tapi, Stadion Lebak Bulus akan diverifikasi ulang bila masih digunakan Persitara. Mereka juga harus menyerahkan surat izin dari pengelola,”katanya.
Sementara itu, Direktur Umum PT Persija Jaya Bambang Sutjipto menegaskan, Macan Kemayoran bertahan di SUGBK musim depan. Mereka juga mengaku tidak ada masalah dengan syarat lima aspek.”Kami terus berkemas sambil menunggu kompetisi musim ini berakhir.
Persija tetap di SUGBK,kanjumlah suporter mencapai 30.000. Kami siap apabila verifikasi dilakukan tiga bulan lagi. Lima aspek sudah disempurnakan,”tandas Bambang. (SND)
Senin, April 06, 2009
Persipura Kalahkan Pelita Jaya 1-0
INDOFOOTBALL
Tim kebanggaan masyarakat Papua, Persipura Jayapura, berhasil mengalahkan tim Pelita Jaya, Jawa Barat, dengan skor tipis 1-0, dalam lanjutan putaran kedua Liga Super Indonesia, Minggu.Bermain dihadapan pendukungnya di stadion Mandala Jayapura, Persipura Jayapura dan Pelita Jaya sama-sama menampilkan permainan terbuka, dimana kedua tim saling silih berganti melakukan tekanan kedaerah pertahanan lawan.
Gol kemenangan persipura tercipta melalui striker haus golnya, asal Nigeria yang bernomor punggung 12, Ernest Jeremiah.
Sayangnya pada menit ke 44 ernest Jeremiah harus ditarik keluar karena mengalami cedera pada kaki kanannya, dan digantikan Stevi Bonsapia.
Ketinggalan satu gol membuat anak-anak Pelita Jaya terhenyak dan langsung meningkatkan tempo pertandingan, namun kedudukan 1-0 untuk Persipura tetap bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, guna mempertajam lini depan, Pelita Jaya menarik keluar kapten Tim, Firman Utina dan menggantikannya dengan Gendut Doni.
Jalannya babak kedua pertandingan yang dipimpin oleh wasit Jamaluddin tersebut, kedua tim tetap saling menyerang, terbukti dari banyaknya peluang yang dibuat oleh kedua tim, tercatat sedikitnya empat peluang untuk Persipura dan Tiga buat Pelita Jaya yang tidak bisa menghasilkan gol.
Hingga pertandingan babak kedua usai kedua tim tidak berhasil emmbuat gol sehingga kedudukan akhir tetap 1-0 untuk Persipura Jayapura.
Dalam pertandigan ini, wasit mengeluarkan dua buah kartu kuning masing-masing satu untuk persipura Jayapura yakni, Imanuel wanggai, serta satu untuk Cristian Lopes dari pelita Jaya.
Pelatih Persipura Jacksen F Tiago, mengatakan sangat bersyukur timnya dapat memperoleh kemenangan, meskipun dengan skor tipis. Ia mengakui kalau Pelita Jaya adalah lawan kuat.
"Meskipun menang, permainan anak-anak tadi tidak menunjukan kolektivitas yang baik, sehingga kedepannya akan dibenahi," kata Jacksen, kepada wartawan seusai pertandingan.
Sementara, Asisten Manajer Pelita Jaya Jawa Barat, Kukuh, mengataka Persipura memang pantas menang, dan menjadi calon kuat juara. Hanya saja ia memprotes wasit pertandingan yang menurutnya, kurang memperhatikan pemain.(ANT)
Senin, April 06, 2009
Esteban kapten baru
INDOFOOTBALL
Pelatih anyar PSMS Medan, Rudi William Keltjes, menunjuk pemain asal Uruguay, Esteban Guillen, sebagai kapten baru tim menggantikan M Affan Lubis.Jabatan itu mulai resmi berlaku saat PSMS bertarung pada laga kedua ajang Piala AFC menghadapi VB Maladewa pada 7 April nanti. "Untuk Affan, dia akan lebih difokuskan untuk mengatur permainan PSMS," jelas Keltjes, Minggu.
Pergantian, menurutnya, dilakukan tak lain untuk kemajuan tim Ayam Kinantan. Sebab Esteban memiliki pengalaman lebih karena pernah menjadi kapten di Persikota Tangerang. Peran itu akan dilakoninya kembali hingga akhir musim nanti bagi Markus Horison cs.
PSMS sendiri masih memiliki kesempatan di ajang Copa Indonesia dengan mentas di babak delapan besar usai menyingkirkan Persiba Bantul. Di Djarum Indonesia Super League musim ini, pasukan Keltjes hanya mampu mengumpulkan 21 poin dari 25 pertandingan, sehingga hanya menargetkan tak terdegradasi. (WO)
Profil Bintang

Postur kurus kerempeng dan tinggi menjulang yang dimiliki Bokay Eddie Foday kurang ideal untuk ukuran pesepak bola profesional. Kala pertama kali menukangi Persiwa di awal musim, Suharno sempat meragukan kemampuan striker kelahiran Monrovia, Liberia, 28 Mei 1986 yang telah tiga musim membela panji The Highlander itu.
Pandangannya baru berubah saat menyaksikan Bokay beraksi di lapangan. "Dia memang striker bagus," puji Suharno. Selengkapnya
Berada di posisi belakang bukan berarti punya peluang sedikit untuk mencetak gol. Itu telah dibuktikan oleh seorang Aun Carbiny. Stopper PSMS ini kembali jadi pahlawan kemenangan PSMS.
Pemain 24 tahun tersebut menjadi pencetak gol tunggal Ayam Kinantan saat mengalahkan VB Sport dalam lanjutan penyisihan AFC Cup Gru G.
Selain memuluskan langkah PSMS ke 16 besar, dengan gol itu pula, Selengkapnya
Pandangannya baru berubah saat menyaksikan Bokay beraksi di lapangan. "Dia memang striker bagus," puji Suharno. Selengkapnya
Berada di posisi belakang bukan berarti punya peluang sedikit untuk mencetak gol. Itu telah dibuktikan oleh seorang Aun Carbiny. Stopper PSMS ini kembali jadi pahlawan kemenangan PSMS.Pemain 24 tahun tersebut menjadi pencetak gol tunggal Ayam Kinantan saat mengalahkan VB Sport dalam lanjutan penyisihan AFC Cup Gru G.
Selain memuluskan langkah PSMS ke 16 besar, dengan gol itu pula, Selengkapnya
Berita Terbaru
RSS/Search
Liga Super
| P | W | D | L | GD | PTS | |
| PERSIPURA | 22 | 14 | 4 | 4 | 46-15 | 46 |
| SRIWIJAYA | 23 | 13 | 5 | 5 | 49-28 | 44 |
| PERSIJA | 21 | 13 | 3 | 5 | 44-24 | 42 |
| PERSIJAP | 24 | 11 | 7 | 6 | 31-22 | 40 |
| PERSIB | 21 | 11 | 6 | 4 | 34-22 | 39 |
| PERSIWA | 22 | 12 | 2 | 8 | 29-27 | 38 |
| PERSIK | 22 | 11 | 4 | 7 | 34-29 | 37 |
| PSM | 23 | 9 | 8 | 6 | 25-25 | 35 |
| PERSELA | 22 | 10 | 4 | 8 | 26-21 | 34 |
| PELITA | 23 | 8 | 6 | 9 | 23-20 | 30 |
| AREMA | 22 | 9 | 3 | 10 | 25-29 | 30 |
| PERSIBA | 22 | 7 | 6 | 9 | 20-25 | 27 |
| PERSITARA | 23 | 5 | 7 | 11 | 26-35 | 22 |
| PERSITA | 24 | 5 | 6 | 13 | 16-41 | 21 |
| DELTRAS | 22 | 4 | 6 | 12 | 15-30 | 18 |
| PKT | 22 | 4 | 6 | 12 | 21-39 | 18 |
| PSMS | 23 | 2 | 11 | 10 | 23-33 | 17 |
| PSIS | 23 | 3 | 8 | 12 | 13-35 | 17 |
Divisi Utama
Wilayah I
Wilayah II
| P | W | D | L | GD | PTS | |
| PERSISAM | 19 | 11 | 5 | 3 | 37-18 | 38 |
| PERSIKAB | 21 | 11 | 3 | 7 | 35-27 | 36 |
| PERSIKABO | 21 | 9 | 7 | 5 | 32-22 | 34 |
| MITRA KUKAR | 19 | 11 | 1 | 7 | 19-16 | 34 |
| SEMEN PADANG | 21 | 8 | 8 | 5 | 36-23 | 32 |
| PERSIRAJA | 21 | 9 | 4 | 8 | 24-27 | 31 |
| PERSIKAD | 21 | 8 | 4 | 9 | 25-33 | 28 |
| PSDS | 21 | 8 | 3 | 10 | 18-24 | 27 |
| PERSIH | 21 | 7 | 5 | 9 | 26-28 | 26 |
| PSSB | 21 | 6 | 6 | 9 | 20-19 | 24 |
| PSAP | 21 | 7 | 3 | 11 | 22-28 | 24 |
| PERSIBAT | 21 | 7 | 1 | 13 | 20-33 | 22 |
| PERSIKOTA | 21 | 5 | 6 | 10 | 22-37 | 21 |
| PSP | 21 | 3 | 4 | 14 | 14-30 | 13 |
Wilayah II
| P | W | D | L | GD | PTS | |
| PERSEBAYA | 18 | 13 | 1 | 4 | 32-12 | 40 |
| PERSEMA | 18 | 13 | 1 | 4 | 33-20 | 40 |
| PERSIBOM | 20 | 12 | 1 | 7 | 28-16 | 37 |
| PERSIBA Bantul | 19 | 11 | 4 | 4 | 21-12 | 37 |
| PERSIGO | 20 | 10 | 1 | 9 | 25-21 | 31 |
| PERSEMAN | 19 | 9 | 2 | 8 | 20-19 | 29 |
| PERSIBO | 19 | 8 | 4 | 7 | 22-19 | 28 |
| PSIR | 20 | 7 | 6 | 7 | 17-19 | 27 |
| PSS | 19 | 6 | 6 | 7 | 18-26 | 24 |
| PERSIKU | 20 | 6 | 4 | 10 | 16-28 | 22 |
| GRESIK UNITED | 19 | 5 | 4 | 10 | 15-21 | 19 |
| PSIM | 20 | 5 | 2 | 13 | 14-25 | 17 |
| PERSIS | 19 | 4 | 4 | 11 | 15-22 | 13 |
| PERSEKABPAS | 18 | 3 | 4 | 11 | 10-26 | 13 |
Liga Super U21
Wilayah I
Wilayah II
Wilayah III
| P | W | D | L | GD | PTS | |
| PELITA JY U21 | 6 | 5 | 1 | 0 | 17-2 | 16 |
| PERSITA U21 | 6 | 3 | 2 | 1 | 7-5 | 11 |
| SRIWIJAYA U21 | 6 | 3 | 0 | 3 | 7-7 | 9 |
| PSMS U21 | 6 | 1 | 3 | 2 | 10-13 | 6 |
| PERSIJA U21 | 6 | 1 | 1 | 4 | 4-8 | 4 |
| PERSITARA U21 | 6 | 1 | 1 | 4 | 4-14 | 4 |
Wilayah II
| P | W | D | L | GD | PTS | |
| PERSIK U21 | 6 | 4 | 2 | 0 | 9-4 | 14 |
| PERSIB U21 | 6 | 3 | 3 | 0 | 7-3 | 12 |
| PERSELA U21 | 6 | 3 | 0 | 3 | 7-7 | 9 |
| PERSIJAP U21 | 6 | 2 | 1 | 3 | 7-7 | 7 |
| AREMA U21 | 6 | 2 | 1 | 3 | 7-10 | 7 |
| PSIS U21 | 6 | 0 | 1 | 5 | 3-9 | 1 |
Wilayah III
| P | W | D | L | GD | PTS | |
| PERSIPURA U21 | 6 | 4 | 1 | 1 | 12-6 | 13 |
| PERSIBA U21 | 7 | 3 | 3 | 1 | 5-3 | 12 |
| PSM U21 | 6 | 3 | 2 | 1 | 6-4 | 11 |
| DELTRAS U21 | 7 | 1 | 3 | 3 | 5-10 | 6 |
| PKT BTG U21 | 7 | 1 | 2 | 4 | 7-9 | 5 |
| PERSIWA U21 | 5 | 1 | 1 | 3 | 4-7 | 4 |
Top Skor
Liga Super
Divisi Utama
Liga Super U21
Copa Indonesia
Divisi Utama
Liga Super U21
Copa Indonesia













