
Sentralisasi pelaksanaan laga Liga Super 2008/2009 sudah ditetapkan. Duo klub Jawa Tengah (Jateng) pun mulai berharap mendapat arena laga sesuai asa mereka.
’’Untuk yang Liga Super, kami akan mengikuti saja apa yang sudah menjadi keputusan BLI,” kata Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persijap Jepara Sutedjo. Sesuai jadwal, ada dua partai kandang dan dua laga tandang yang harus dilakoni Laskar Kalinyamat di Jawa Timur (Jatim).
Kenyataan ini membuat manajemen Laskar Kalinyamat berharap dapat memilih arena. Mereka ingin Evaldo Silva de Asiss dkk dapat berlaga di Stadion Kanjuruhan, markas Arema Malang. Menurut Sekretaris Persijap Nur Jamil, hubungan baik yang terjalin antara Persijap dan kubu Singo Edan, julukan Arema, menjadi alasan utamanya.
Sementara itu, PSIS Semarang memiliki asa berbeda. Manajemen Mahesa Jenar tak ingin bermain di Lamongan. Maklum, Stadion Surajaya merupakan markas Persela Lamongan yang seharusnya menjadi tamu Jules Onambele dkk. ”Kami mau ditempatkan di mana pun tidak masalah.
Asalkan, tidak di Lamongan. Karena status kami nantinya tuan rumah, masa mau dimainkan di Lamongan? Kanenggak lucu,” ujar Manajer Teknik PSIS Setyo Agung Nugroho. (SND)
Posting Komentar