PSMS Medan Sriwijaya FC PSM Makasar Persiwa Wamena Pelita Jaya Persipura Persita Persijap PKT Bontang Persela Persib Persik PSIS Deltras Persiba Persija Persitara Arema PSSB Persiraja Persisam Gresik United Persih PSAP PSIR PSPS Persikab Persigo PSP Persikad Persiba Bantul PSS Persekabpas Persibom Persikota Semen Padang Mitra Kukar Persibo Persikabo PSIM Persis Perseman Persiku Persema Persebaya
Persebaya

Sabtu, Maret 21, 2009

(0) Comments

Meninggalnya Jumadi Bukan Tindakan Kriminal [Jumat, 20 Maret 2009 13:21, BIANGBOLA], 1 komentar Kasus meninggalnya pemain PKT Bontang, Jumadi Abdi,

INDOFOOTBALL

Kasus meninggalnya pemain PKT Bontang, Jumadi Abdi, dinilai Ketua Komdis PSSI, Hinca Panjaitan, bukan dikategorikan sebagai tindakan kriminal karena masih berada dalam koridor olahraga.

Menurut Hinca, apa yang dilakukan pemain Persela Lamongan, Denny Tarkas, kepada Jumadi, merupakan kesalahan dalam pertandingan sepakbola, yakni seharusnya ia mendapat kartu merah dari wasit Mukhlis Ali Fathoni yang memimpin pertandingan, bukan kuning.

"Sepakbola itu adalah permainan yang sudah jelas aturan dan sanksinya, sesuai dengan regulasi yang ada di bawah naungan PSSI selaku badan tertinggi sepakbola di tanah air. Untuk itu, kasus kematian Jumadi tersebut akan diselesaikan sesuai regulasi yang berlaku," katanya kepada wartawan di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, kemarin, seperti dikutip dari goal.com.

Menurut Hinca lagi, jika akhirnya perlakuan seseorang dalam olahraga menyebabkan kematian, bukan berarti tindak pidana yang harus ditangani langsung oleh aparat keamanan.

"Ini adalah bagian dari olahraga yang penuh risiko. Jadi sama saja dengan permainan tinju profesional yang bisa menyebabkan kematian. Selama ini, belum pernah ada petinju yang meninggal setelah bertanding, kasusnya langsung ditangani aparat keamanan," tutupnya.

Untuk melihat betapa kerasnya kaki Denny yang mengenai perut Jumadi, bisa dilihat jelas dalam fasilitas video Youtube.com dengan judul Insiden Jumadi Abdi v.2 (PKT - PERSELA).

Batal Ziarah

Sementara itu para pemain PKT yang sedianya akan berziarah ke makam Jumadi, terpaksa batal karena harus menjalani laga tunda melawan Persipura Jayapura, Minggu (22/3) nanti.

Sebenarnya laga tersebut dimainkan hari Kamis kemarin. Namun tiba-tiba Polda Papua tak memberikan izin karena adanya kampanye pemilu.

"Tim memilih untuk tidak pulang hingga pertandingan. Akibatnya mereka harus menunda kembali niat untuk ziarah ke makam Jumadi," kata manajer PKT, Arief Budi Santoso.

Almarhum sebelumnya telah dimakamkan pada hari Minggu lalu di Balikpapan beberapa jam setelah dia meninggal. (BB)

0 Responses to "Meninggalnya Jumadi Bukan Tindakan Kriminal [Jumat, 20 Maret 2009 13:21, BIANGBOLA], 1 komentar Kasus meninggalnya pemain PKT Bontang, Jumadi Abdi,"

Posting Komentar

Profil Bintang

Bokay Eddi Foday "Si Kurus Beri Bukti"

Postur kurus kerempeng dan tinggi menjulang yang dimiliki Bokay Eddie Foday kurang ideal untuk ukuran pesepak bola profesional. Kala pertama kali menukangi Persiwa di awal musim, Suharno sempat meragukan kemampuan striker kelahiran Monrovia, Liberia, 28 Mei 1986 yang telah tiga musim membela panji The Highlander itu.

Pandangannya baru berubah saat menyaksikan Bokay beraksi di lapangan. "Dia memang striker bagus," puji Suharno. Selengkapnya


Aun Carbiny "Bek Subur"

Berada di posisi belakang bukan berarti punya peluang sedikit untuk mencetak gol. Itu telah dibuktikan oleh seorang Aun Carbiny. Stopper PSMS ini kembali jadi pahlawan kemenangan PSMS.

Pemain 24 tahun tersebut menjadi pencetak gol tunggal Ayam Kinantan saat mengalahkan VB Sport dalam lanjutan penyisihan AFC Cup Gru G.

Selain memuluskan langkah PSMS ke 16 besar, dengan gol itu pula, Selengkapnya

Berita Terbaru

blog-indonesia.com Football Blogs - BlogCatalog Blog Directory TopOfBlogs Add to Technorati Favorites KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia 100 Blog Indonesia Terbaik Blog Terbaik
IndoTopBlog, Kumpulan Blog dan Situs Indonesia