
Striker Sriwijaya FC Korinus Fingkrew dapat perhatian dari Deltras Sidoarjo. Tim berjuluk The Lobster, berencana meminjam pemain kelahiran Papua, 14 Februari 1983.
Rencana itu mendapat restu dari coach Sriwijaya Rahmad Darmawan. Menurut pelatih 42 tahun, itu kesempatan bagus bagi Korinus untuk menunjukkan skill dan potensinya. "Saya setuju-setuju saja. Tapi, transfer window sudah habis. Asal mungkin tidak menyalahi aturan," ungkap Rahmad.
Sebenarnya, pelatih asal Metro, Lampung sudah memberi lampu hijau pada Korinus. Termasuk ketika ada tawaran dari PSMS Medan, yang juga menginginkan penyerang bertinggi 168 cm.
Kebetulan, saat itu transfer window ditutup 31 Februari. Namun, menurut Rahmad, justru Korinus sendiri yang belum mau. SFC pun akhirnya memberikan Reswandi sebagai penggantinya. "Bagi saya tidak masalah. Semua tergantung pemain bersangkutan," pungkasnya.
Deltras sudah mengeluarkan statement resmi ketertarikannya dengan pemilik nama lengkap Korinus Keliopas Fingkrew. Melalui Manajer Deltras, Awan Yulianto, menilai Korinus sebagai aset bangsa yang sedang "beku". "Dia pemain bagus. Tapi, jarang dapat kesempatan tampil bersama Sriwijaya. Jadi, akan sangat bagus jika bisa bemain di Deltras, " ungkap Awan.
Tak hanya Korinus, tapi dua talenta lokal yang sedang "beku" lainnya Zaenal Arief (Persib Bandung) dan Rudi Widodo (Pelita Jaya Jabar), juga akan dipinjam. "Kehadiran ketiga pemain lokal, saya yakin bisa mengangkat posisi Deltras," pungkasnya.
Soal Korinus, dia adalah mantan punggawa timnas Merah Putih. Tepatnya U-23 pada SEA Games 2005 lalu di Manila, Filipina. Anda mungkin ingat saat timnas uji coba lawan perth Azzuri di Perth, Australia, Kamis 20 Oktober 2005 lalu?
Pria berjuluk "Si Pemalu" mencetal satu gol kemenangan menit ke-87 di friendly match tersebut. Saat itu adalah kemenangan pertama timnas U-23 dalam uji coba. Padahal sebelumnya hanya mampu bermain imbang dengan Perth Glory dan Sorrento FC tanpa gol di kota yang sama. Terkait keinginan deltras, pencetak 2 gol musim 2007 lalu, belum berkomentar banyak. "Lihat kondisi nanti bagaimana," ungkapnya singkat. (SE)
Posting Komentar